Liputan6.com, Jakarta - Stasiun Karet resmi berhenti beroperasi mulai hari ini, Senin (1/9/2026). Pengguna KRL yang sebelumnya naik atau turun di stasiun tersebut dialihkan ke Stasiun BNI City atau Sudirman Baru.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Selasa (1/9/2026), suasana Stasiun Karet tampak berbeda dari biasanya. Stasiun yang biasanya padat aktivitas pengguna, kini terlihat sepi.
Advertisement
Sejumlah petugas keamanan terlihat berjaga di pintu masuk stasiun. Sementara itu, beberapa pekerja tampak memindahkan barang-barang dari area Stasiun Karet.
Sementara itu, arus lalu lintas di depan Stasiun Karet terpantau ramai dan lancar. Kepadatan sesekali terjadi akibat lampu lalu lintas maupun aktivitas kendaraan di sekitar kawasan stasiun.
Akses menuju Stasiun BNI City berada tepat di samping pintu masuk Stasiun Karet. Di sepanjang rute tersebut, petugas terlihat berjaga untuk mengarahkan pengguna KRL.
Sejumlah petunjuk mengenai pengalihan layanan juga disiapkan untuk memudahkan pengguna menuju Stasiun BNI City.
Aktivitas di kawasan stasiun tersebut kini menjadi pusat pergerakan pengguna KRL yang sebelumnya mengakses Stasiun Karet. Pengalihan layanan ini membuat stasiun tersebut menjadi jalur utama bagi pengguna yang hendak melanjutkan perjalanan dengan KRL.
Hari Pertama Stasiun Karet Terintegrasi BNI City
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pada hari pertama integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City atau Sudirman Baru kondisi di lapangan berjalan cukup kondusif.
Dia mengatakan, pengguna KRL yang masih datang melalui akses Stasiun Karet kemudian diarahkan melalui akses Jalan Haji Mas Mansyur menuju Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.
"Alhamdulillah ini berjalan lancar. Tentunya kita akan terus memantau dan mengevaluasi khususnya pada jam puncak atau peak hour di pagi dan di sore hari nanti," ungkapnya.
Karina membeberkan, integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru atau BNI City merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh KAI dan KAI Commuter.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan aspek keselamatan dalam operasional perjalanan kereta api. Melalui integrasi ini, ungkap Karina, Stasiun Karet nantinya akan dikembangkan menjadi area passenger way atau jalur integrasi menuju Stasiun BNI City atau Sudirman Baru.
"Jadi nanti akan ada penambahan infrastruktur pendukung pelayanan bagi penumpang, sehingga kenyamanannya tetap terjaga dan ini juga peningkatan kenyamanan dan pelayanan bagi seluruh penumpang," kata dia.
Dia menegaskan, meski Stasiun Karet tidak lagi beroperasi, perjalanan Commuter Line yang melintasi Stasiun BNI City atau Sudirman baru tidak ada perubahan.
"Jadi secara jumlah perjalanan itu tetap, kurang lebih 264 perjalanan per hari," tuturnya.