Liputan6.com, Jakarta - Generasi terbaru BMW X7 nampaknya tengah dipersiapkan. SUV terbesar BMW tersebut kembali tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di Nürburgring, Jerman, dengan sejumlah perubahan desain dan teknologi baru.
Menariknya, meski BMW semakin gencar mengembangkan kendaraan listrik, X7 generasi berikutnya masih mempertahankan mesin V8.
Advertisement
Dilansir dari laman Carscoops, Selasa (1/9/2026) hal tersebut terlihat dari empat ujung knalpot yang terpasang pada prototipe versi M Performance.
Pada hasil pengujian, desain X7 terbaru terlihat mengalami evolusi dibandingkan model saat ini. BMW mempertahankan proporsi SUV besar tersebut serta desain lampu depan terpisah atau split-headlight.
Hingga, Gril ginjal berukuran besar juga tetap menjadi bagian dari wajah X7. Namun, desainnya diperkirakan mendapat bilah horizontal dan opsi pencahayaan untuk memberikan tampilan yang lebih modern.
Pada bagian samping samping, BMW tampaknya meninggalkan pegangan pintu konvensional. Prototipe terlihat menggunakan desain seperti sirip kecil di bawah garis kaca, mirip solusi yang digunakan pada X5 terbaru.
Hingga akhirnya perpindahan ke bagian belakang juga mendapat perubahan. Lampu belakang terlihat membentang lebih panjang hingga mendekati satu sama lain di area pintu bagasi.
Kabin Bakal Lebih Canggih
Salah satu perhatian terbesar datang dari sektor mesin. Prototipe X7 M Performance yang diuji menggunakan empat knalpot, menunjukkan bahwa konfigurasi V8 masih akan tersedia.
Model saat ini menggunakan mesin 4.4 liter twin-turbo V8mild-hybrid dengan tenaga 523 hp atau sekitar 530 PS.
Menariknya untuk generasi berikutnya, tenaga mesin tersebut diperkirakan dapat meningkat hingga mendekati atau bahkan melampaui 600 hp, meski angka finalnya belum dikonfirmasi BMW.
Pada varian X7 lainnya diperkirakan tetap menggunakan mesin enam silinder dengan teknologi Mild-Hybrid. BMW juga disebut berpotensi menghadirkan varian plug-in hybrid (PHEV).
Perubahan besar diperkirakan terjadi di dalam kabin. BMW akan membekali X7 generasi baru dengan sistem Panoramic iDrive.
Teknologi tersebut menggunakan tampilan informasi yang membentang di sepanjang bagian dasar kaca depan. Sistem ini dipadukan dengan layar sentuh tengah dan head-up display.
Menariknya, teknologi tersebut sebelumnya sudah mulai diperkenalkan pada model BMW generasi terbaru dan kini secara bertahap diterapkan ke lini kendaraan lainnya.
Meski mengusung teknologi baru, X7 tetap mempertahankan karakternya sebagai SUV tiga baris dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.
Ada Versi Listrik iX7
BMW tidak hanya menyiapkan X7 bermesin konvensional. Pabrikan Jerman tersebut juga tengah mengembangkan iX7, pada versi listrik dari SUV andalan tersebut.
iX7 diperkirakan hadir dengan baterai sekitar 141 kWh dan tenaga sekitar 570 hp, berdasarkan informasi dari pengembangan prototipe sebelumnya.
Sedangkan, X7 mengembangkan mesin pembakaran maupun iX7 disebut akan menggunakan evolusi arsitektur CLAR.
Sehingga BMW dapat menawarkan pilihan tenaga konvensional dan listrik dalam keluarga SUV andalan tersebut.
Tidak hanya itu, Generasi kedua BMW X7 diperkirakan meluncur pada tahun 2027.
Sementara itu, BMW masih terus melakukan pengujian untuk memastikan teknologi, performa, dan karakter berkendaranya sebelum masuk tahap produksi.