Kondisi RSUD Ryacudu Kotabumi Usai Kebakaran

RSUD Ryacudu tetap menjalankan pelayanan medis di bagian depan rumah sakit pascakebakaran yang terjadi pada Minggu malam.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 31 Agustus 2026, 13:39 WIB
Kebakaran melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. (Liputan6.com/Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, Minggu (30/8/2026) malam. Sebanyak 12 pasien dievakuasi setelah api membesar di bagian belakang rumah sakit.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Utara, Mat Soleh, mengatakan kebakaran menghanguskan dua gudang di bagian belakang rumah sakit.

"Yang terbakar itu ada dua unit, satu gudang arsip dan yang kedua gudang penyimpanan barang," sebutnya.

Kebakaran tersebut membuat pihak rumah sakit segera melakukan evakuasi untuk memastikan keselamatan pasien. Sebanyak 12 pasien yang berada di ruangan dekat titik kebakaran dipindahkan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Evakuasi dilakukan karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari ruang bedah, ruang saraf, dan ruang VIP A.

"Untuk memastikan mereka aman, ada 12 pasien yang dievakuasi ke ruang IGD," terang dia.

 

Pascakebakaran, aktivitas pelayanan di RSUD Ryacudu tetap berjalan. Meski sempat terdampak, Mat Soleh memastikan pelayanan medis di bagian depan rumah sakit tetap beroperasi.

Menurut dia, lokasi kebakaran berada di pojok belakang rumah sakit sehingga tidak seluruh area terdampak.

"Kalau dikatakan tidak mengganggu, memang ada gangguan. Karena lokasinya di pojok belakang," jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi pasca kebakaran, aliran listrik di bagian belakang rumah sakit sempat dipadamkan. Sementara itu, jaringan listrik di bagian depan tetap menyala untuk mendukung aktivitas pelayanan.

"Yang belakang kita padamkan untuk menjaga segala kemungkinan. Yang depan tetap beroperasi sebagaimana biasanya," katanya.

Saat ini, aliran listrik di rumah sakit telah kembali normal. Pelayanan di area yang tidak terdampak kebakaran juga tetap dapat dilakukan.

Menurutnya, dua gudang yang terbakar masing-masing digunakan untuk menyimpan arsip dan barang. Gudang tersebut tidak menyimpan peralatan utama untuk pelayanan medis.

Sejumlah barang yang berada di dalam gudang antara lain peralatan lama, barang bekas, komputer lama, serta sejumlah perlengkapan yang masih dalam proses perbaikan.

 

 

Sempat Ada Ledakan

Kebakaran melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. (Liputan6.com/Istimewa).

Kebakaran RSUD Ryacudu juga sempat diwarnai suara ledakan. Rekaman video amatir mengenai peristiwa tersebut beredar dan memperlihatkan situasi kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Mat Soleh membenarkan terdengar sekitar dua kali ledakan saat kebakaran berlangsung. Menurut dia, suara ledakan tersebut berasal dari tabung oksigen bekas yang disimpan di dalam gudang.

"Ledakannya benar terjadi dua kali, kurang lebih dua kali. Itu tabung oksigen yang bekas," ungkapnya.

Dia menjelaskan, tabung tersebut dalam kondisi kosong dan disimpan di gudang bersama barang-barang lainnya.

Terkait penyebab kebakaran, Pemkab Lampung Utara belum dapat memastikan sumber api.

Mat Soleh mengatakan pemerintah masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Setelah proses pendinginan selesai, tim forensik Polri akan melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab kebakaran.

"Kita belum bisa menyimpulkan masalah penyebab terjadinya kebakaran. Nanti setelah dilakukan pendinginan, forensik dari Polri akan melakukan penyidikan terhadap sebab-sebab kebakaran," ujarnya.

 

 

Garis Polisi Dipasang

Kebakaran melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. (Liputan6.com/Istimewa).

Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk mendukung proses penyelidikan.

Pemkab Lampung Utara menyatakan mendukung penuh proses investigasi tersebut. Hasil penyidikan nantinya akan menjadi bahan evaluasi, termasuk untuk menentukan fasilitas dan sistem keselamatan rumah sakit yang perlu diperbaiki.

"Yang jelas, dengan kejadian ini ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki," kata Mat Soleh.

Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran hingga kini belum dapat dihitung. Pemkab Lampung Utara masih menunggu proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya