Bukti Andoni Iraola Belum Temukan Formula Terbaik untuk Liverpool

Andoni Iraola belum menemukan formula terbaik Liverpool pada awal musim 2026/2027

oleh Asad ArifinDiterbitkan 30 Agustus 2026, 08:11 WIB
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool belum menemukan performa terbaik bersama Andoni Iraola pada awal Premier League 2026/2027. The Reds kembali bermain imbang 2-2 saat menjamu Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (29/8/2026) malam WIB.

Hasil itu membuat Liverpool baru mengoleksi dua poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, mereka juga ditahan Newcastle United dengan skor identik 2-2.

Liverpool sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola pada kedua laga tersebut. Mereka menguasai 60 persen bola melawan Newcastle dan meningkat menjadi 70 persen ketika menghadapi Nottingham Forest.

Namun, dominasi tersebut belum menghasilkan kemenangan. Iraola masih memiliki pekerjaan besar untuk menyatukan sistem baru Liverpool dengan para pemain yang sebagian besar juga menghadapi tuntutan berbeda.


Penguasaan Bola Belum Cukup

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Konstantinos Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Liverpool membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pendekatan Iraola. Meski begitu, tekanan tetap besar karena klub mendatangkan sejumlah pemain dengan investasi yang sangat tinggi.

Forest memilih bertahan dalam dan membuat Liverpool kesulitan menemukan ruang. Penguasaan bola yang mencapai 70 persen belum mampu diterjemahkan menjadi peluang-peluang berbahaya secara konsisten.

Iraola mencoba memperbaiki masalah di lini tengah dengan mencadangkan Ryan Gravenberch dan memainkan Alexis Mac Allister. Perubahan tersebut justru membuat celah besar seperti saat menghadapi Newcastle tidak terlalu terlihat.

Liverpool masih kebobolan melalui proses yang sederhana. Umpan jauh menghasilkan gol pertama Forest, sedangkan situasi lemparan ke dalam berujung penalti untuk gol kedua.


Wirtz dan Isak Jadi Sinyal Positif

Striker Liverpool Alexander Isak rayakan gol ke gawang Nottingham Forest pada laga Liga Inggris 2026/2027. (AFP/Oli Scarff)

Di tengah performa yang belum stabil, Liverpool mendapat sinyal positif dari Florian Wirtz dan Alexander Isak. Keduanya sama-sama terlibat dalam proses terciptanya gol The Reds.

Wirtz tampil lebih menonjol meski masih belum berada di level terbaiknya. Isak juga belum banyak berkontribusi di luar momen tersebut, tetapi potensinya sebagai ujung tombak tetap menjadi modal penting.

Liverpool masih berpeluang menambah pemain sebelum batas waktu transfer pada Selasa. Namun, tantangan utama Iraola bukan sekadar mendatangkan pemain baru, melainkan membuat seluruh elemen tim bekerja lebih padu.

Dua hasil imbang menjadi pengingat bahwa penguasaan bola saja belum cukup. Iraola harus segera menemukan keseimbangan antara dominasi permainan, ketajaman serangan, dan organisasi pertahanan agar Liverpool mulai mengubah performa menjadi kemenangan.

Sumber: BBC Sport

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya