Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), yakni Tunggal Jaya Investama menambah kepemilikan saham IMPC. Penambahan saham IMPC ini dalam rangka investasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, (28/8/2026), PT Tunggal Jaya Investama membeli saham IMPC dalam dua kali transaksi. Pertama, Tunggal Jaya Investama membeli 4.400.000 saham IMPC dengan harga Rp 1.342 per saham pada 26 Agustus 2026. Kedua, Tunggal Jaya Investama membeli 7.075.900 saham IMPC dengan harga Rp 1.432 per saham pada 27 Agustus 2026. Dengan demikian, pembelian saham IMPC itu sebanyak 11.475.900 saham IMPC senilai Rp 16,03 miliar.
Advertisement
"Tujuan transaksi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Seiring aksi beli saham IMPC itu, Tunggal Jaya Investama memiliki 21.072.312.894 saham IMPC atau setar 38,38%. Sebelumnya Tunggal Jaya Investama memiliki 21.060.836.994 saham IMPC atau setara 38,36% saham IMPC.
Mengutip data RTI, harga saham IMPC ditutupturun 6,57% menjadi Rp 1.350 per saham. Harga saham IMPC dibuka stagnan di Rp 1.445 per saham. Saham IMPC berada di level tertinggi Rp 1.445 dan terendah Rp 1.350 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.059 kali dengan volume perdagangan saham 201.340 saham. Nilai transaksi Rp 28 miliar. Kapitalisasi pasar saham IMPC mencapai Rp 74,12 triliun.
IMPC Rombak Susunan Pengurus Dua Anak Usaha
Sebelumnya, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perubahan susunan pengurus pada dua entitas anaknya, yakni PT Kreasi Dasatama (KD) dan PT Sinar Grahamas Lestari (SGL), sebagai bagian dari langkah restrukturisasi grup usaha.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/6/2026), untuk PT Kreasi Dasatama, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris sehingga perseroan kini dipimpin oleh Andrew Himawan sebagai Direktur Utama dan Wira Yuwana sebagai Direktur, sementara posisi Komisaris Utama dijabat Phillip Tjipto dan Komisaris dijabat Willy Soekianto Tanusaputra. Manajemen menjelaskan bahwa perubahan tersebut dilakukan dalam rangka restrukturisasi pada grup usaha Perseroan.
Pada saat yang sama, IMPC juga melakukan perubahan susunan Direksi di PT Sinar Grahamas Lestari. Berdasarkan keputusan para pemegang saham SGL, Muhammad Ilham ditetapkan sebagai Direktur Utama dan Sugiarto Romeli sebagai Direktur, sedangkan Haryanto Tjiptodihardjo menjabat Komisaris. Perseroan menyebut perubahan pengurus tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi yang tengah dilakukan di lingkungan grup usaha.
Manajemen IMPC menegaskan bahwa perubahan susunan pengurus pada kedua entitas anak tersebut tidak menimbulkan dampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Perseroan menjelaskan restrukturisasi yang dilakukan lebih ditujukan untuk penataan organisasi dan penguatan tata kelola di tingkat grup tanpa memengaruhi aktivitas bisnis yang berjalan saat ini.