Kumpulan Hoaks Terkait Dedi Mulyadi, Simak Faktanya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kerap jadi sasaran hoaks. Apa saja?

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 30 Agustus 2026, 18:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kerap jadi sasaran hoaks. (Liputan6.com/Arya Prakasa)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kerap jadi sasaran hoaks. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks terkait Dedi Mulyadi? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Video Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Presiden karena Mendahului ke NTT

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta maaf ke Presiden karena mendahului berkunjung ke NTT. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 Agustus 2026.

Dalam unggahannya terdapat video Dedi Mulyadi dengan narasi sebagai berikut:

"Pak Presiden, Pak Kapolri, Pak Kapolda, Pak Direskrimum, saya tidak bermaksud untuk memperkeruh suasana, saya tidak bermaksud melakukan apapun kecuali ini adalah panggilan jiwa saya.

Saya melihat orang-orang kecil menjerit dan menangis bingung apa yang harus mereka lakukan. Semoga ini jalan bagi kita untuk membuka kebenaran.

Saya yakin tangisan ini bukan kebohongan. Saya yakin tangisan ini bukan rekayasa bukan akting ini adalah yang sebenarnya mohon."

Akun itu menambahkan narasi:

"Kasian sekali bapak KDM sampai meneteskan Air mata,minta maaf kepada Presiden karena telah mendahuluinya pergi ke NTT...Padahal inilah murni pangilan hati nurani ..Sabar ya Pak"

Lalu benarkah postingan video Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta maaf ke Presiden karena mendahului berkunjung ke NTT? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Dedi Mulyadi Kasih Hadiah Puluhan Juta dengan Jawab Pertanyaan di Facebook

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memberi hadiah puluhan juta dengan menjawab pertanyaan di Facebook. Video itu ditemukan beredar di media sosial pada 20 Juli 2026.

Video itu bernarasi:

"Tebak nama provinsi di Indonesia yang ada di dalam video ini siapapun yang bisa menebak dengan benar lalu kirimkan. Jawabannya bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah puluhan juta, ini benar, yang bilang hoaks pasti belum pernah dapat"

Akun itu menambahkan narasi:

"𝐊𝐈𝐑𝐈𝐌 𝐉𝐀𝐖𝐀𝐁𝐀𝐍 𝐀𝐍𝐃𝐀 𝐌𝐄𝐋𝐀𝐋𝐔𝐈 𝐖𝐇𝐀𝐓𝐒𝐀𝐏𝐏 𝐃𝐀𝐍 𝐀𝐌𝐁𝐈𝐋 𝐇𝐀𝐃𝐈𝐀𝐇"

"TEBAK NAMA"

"PROVINSI"

"YANG ADA DI INDONESIA"

"BPK.MULYADI"

"PAP_A"

Lalu benarkah klaim video Dedi Mulyadi memberikan hadiah puluhan juta dengan menjawab pertanyaan di Facebook? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Dedi Mulyadi Sakit pada Juni 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jatuh sakit. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"DOA KITA UNTUK KANG DEDI MULYADI! 🙏 Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dikabarkan jatch s4kit 😢. Semoga beliau lekas sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa! 💪 K…… Lihat selengkapnya.jpg"

Dalam tiga foto yang diunggah, Dedi Mulyadi terbaring di tempat tidur rumah sakit. Dua di antaranya sedang makan dalam posisi berbaring. Tampak punggung tangannya terpasang infus.

Dedi memakai baju rumah sakit dengan motif batik warna cokelat tua dan mengenakan selimut warna cokelat.

Lalu benarkah klaim foto Dedi Mulyadi jatuh sakit pada Juni 2026? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya