Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama, Kamis (27/8/2026).Kenaikan IHSG sesi pertama di tengah aksi demo 27 Agustus 2026 dan seluruh sektor saham menghijau.
Mengutip data RTI, pada sesi pertama, IHSG naik 0,70% menjadi 6.450,27. Indeks saham LQ45 bertambah 0,29% menjadi 634,35. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, penguatan IHSG terjadi di tengah koreksi bursa global dan regional Asia.
"Kami mencermati sektor yang mendorong IHSG yakni energi dan basic material yang dipengaruhi oleh penguatan batu bara dan emas dunia," ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.456,75 dan level terendah 6.376,65. Sebanyak 466 saham menguat sehingga angkat IHSG. 145 saham melemah dan 169 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham tercatat 1.059.206 kali dengan volume perdagangan saham 18,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.753.
Kenaikan IHSG sesi pertama juga ditopang seluruh sektor saham yang menghijau. Sektor saham consumer siklikal naik 2,19%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham transportasi melambung 2,14% dan sektor saham properti naik 1,66%.
Di sisi lain, sektor saham energi menguat 1,59%, sektor saham basic menanjak 0,94%, sektor saham industri naik 1,51%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,97%. Lalu sektor saham kesehatan bertambah 1,33%, sektor saham keuangan naik 0,13%, sektor saham teknologi menguat 0,45%, sektor saham infrastruktur melesat 0,98%.
Pada sesi pertama, harga saham DILD naik 0,85% menjadi Rp 118 per saham. Harga saham DILD dibuka stagnan di Rp 117 per saham. Saham DILD berada di level tertinggi Rp 119 dan terendah Rp 117 per saham. Total frekuensi perdagangan 304 kali dengan volume perdagangan saham 45.653 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 536,6 juta.
Harga saham TOBA menguat 2,8% menjadi Rp 550 per saham. Harga saham TOBA dibuka turun lima poin menjadi Rp 530 per saham. Saham TOBA berada di level tertinggi Rp 565 dan terendah Rp 550 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.268 kali dengan volume perdagangan saham 75.995 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,2 miliar.
Gerak Saham
Harga saham PGAS ditutup menguat 0,33% menjadi Rp 1.525 per saham. Saham PGAS dibuka stagnan di Rp 1.520 per saham. Harga saham PGAS berada di level tertinggi Rp 1.530 dan terendah Rp 1.515 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.651 kali dengan volume perdagangan saham 71.595 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,9 miliar.
Harga saham BMRI stagnan di Rp 4.160 per saham. Saham BMRI dibuka turun 20 poin menjadi Rp 4.140 per saham. Harga saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.170 dan terendah Rp 4.130 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 10.028 kali dengan volume perdagangan asham 325.966 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 135,3 miliar.
Harga saham BMRS ditutup menguat 4,17% ke posisi Rp 750 per saham pada sesi pertama. Saham BRMS dibuka turun 10 poin menjadi Rp 710 per saham. Harga saham BRMS berada di level tertinggi Rp 755 dan terendah Rp 710 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.163 kali dengan volume perdagangan saham 1.801.446 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 132,9 miliar.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.