Kapal Induk Pertama RI Menuju Indonesia, Dikawal Fregat Italia

Kapal masih menggunakan nama Giuseppe Garibaldi dan bendera Italia dalam perjalanan menuju Tanah Air.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 26 Agustus 2026, 01:02 WIB
Kapal induk Giuseppe Garibaldi, dari Italia. Kapal tersebut akan menjadi kapal induk pertama Indonesia, yang didapatkan melalui hibah. (Foto: AFP/MARCELLO PATERNOSTRO)

Liputan6.com, Jakarta - Kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi yang nantinya berganti nama menjadi KRI Gajah Mada, mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia.

Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kapal tersebut lepas jangkar dari Italia pada Senin (24/8/2026) malam. "ITS Giuseppe Garibaldi menuju perjalanan ke Jakarta," kata Ali kepada ANTARA di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Dalam rekaman video yang diterima, kapal tersebut masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan mengibarkan bendera Italia.

Kapal yang diperoleh Indonesia melalui skema hibah antarpemerintah itu nantinya akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan menggunakan bendera Indonesia setelah tiba di Tanah Air.

Ali mengatakan perjalanan menuju Indonesia akan memakan waktu lebih dari 20 hari. Kapal akan melintasi Terusan Suez dan Laut Merah dengan pengawalan sejumlah kapal perang Italia.

"Karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tetapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia dan mudah-mudahan tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ujarnya.

 

 

Dikukuhkan 25 September

Setelah tiba di Indonesia, KRI Gajah Mada dijadwalkan menjalani pengukuhan sekaligus pergantian bendera dari Italia menjadi Indonesia pada 25 September 2026.

Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri prosesi tersebut.

Kapal induk itu juga dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya dalam peringatan HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026. KRI Gajah Mada akan menjadi salah satu unsur dalam parade lintas laut (sailing pass).

Selain untuk kepentingan operasi TNI AL, kapal tersebut juga akan difungsikan sebagai kapal bagi tamu sangat penting (very very important person/VVIP).

 

 

Infografis Giuseppe Garibaldi, Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia. (Liputan6.com/ Djoko Poewanto)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya