Liputan6.com, Jakarta - Perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Rakyat Pati menemui pimpinan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026). Mereka diterima Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR Andre Rosiade.
Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan masyarakat Pati kepada DPR, yang pertama adalah percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.
Advertisement
"Poin yang akan kami sampaikan terkait dengan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, Pak. Sampai sejauh mana bapak-bapak, ibu-ibu Wakil Ketua DPR RI hari ini, walaupun sebenarnya ada di Komisi III, paling tidak biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya," kata Perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati Lukman Hakim.
Kedua, sambung dia, adanya penindakan terhadap kelompok yang mengatasnamakan rakyat Pati.
"Kami menuntut ketegasan. Seperti contoh, sebelum tanggal 13 kemarin, sound horeg itu di tengah alun-alun pak, sampai jam 12 malam, kami resah. Kedua, kantor DPRD diacak-acak sampai malam. Ada apa ini?," jelas Lukman.
"Jadi kami menuntut adanya sebuah ketegasan dari aparat penegak hukum, khususnya aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten Pati. Beberapa kali kami sampaikan, tolong aparat penegak hukum tegas," sambungnya.
Tuntutan Lainnya
Lukman juga meminta DPR dan pemerintah menyusun aturan yang mengatur perilaku masyarakat di media sosial. Menurutnya, penggunaan media sosial di Pati saat ini nyaris tanpa kontrol hingga menggeser peran media konvensional.
"Jadi gorengannya itu sampai media resmi kalah, pak. Hoaks-hoaksnya luar biasa. Padahal yang ada di lapangan mereka-mereka paling 10 orang, 7 orang. Tapi ketika sudah konten kreator itu sudah bermain, jadi seolah-olah ini Pati jelek," kata dia.
"Selalu negatif, selalu negatif. Kami perlu adanya sebuah regulasi yang mengatur itu. Sampai media yang berizin pun kalah secara pemberitaan. Enggak akan didengar gitu," sambungnya.
Menanggapi hal ini, Pimpinan DPR akan mengawal aspirasinya.
"Kita akan terus mengawal aspirasi-aspirasi dari bapak ibu sekalian yang disampaikan. Kita akan terus dampingi apa yang ingin segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui DPR," ujar Cucun.