Google Batasi Penggunaan RAM di Android 17

Android 17 akan membatasi penggunaan RAM setiap aplikasi untuk mencegah ponsel lemot, boros baterai, dan aplikasi mendadak berhenti.

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 24 Agustus 2026, 10:00 WIB
Android 17. Credit: Google

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah produsen ponsel kini mulai menurunkan spesifikasi perangkat keras dibandingkan model sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk menekan harga jual di tengah meningkatnya biaya komponen.

Kondisi tersebut membuat efisiensi perangkat lunak menjadi semakin penting. Dengan software yang lebih optimal, ponsel tetap dapat memberikan pengalaman penggunaan yang baik meski spesifikasi perangkat keras tidak meningkat signifikan.

Mengutip Android Police, Senin (24/8/2026), berdasarkan Blog Pengembang Android Google, sistem operasi Android 17 akan menerapkan batas penggunaan memori RAM yang lebih ketat untuk setiap aplikasi.

Langkah ini bertujuan meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memberikan kontrol yang lebih baik terhadap penggunaan RAM. Aturan tersebut akan berlaku tanpa melihat kapasitas RAM perangkat, baik 4 GB maupun 16 GB.

Google mengatakan aturan baru ini dirancang untuk menangani kebocoran memori dan masalah lain yang dapat membuat kinerja perangkat terganggu.

Masalah tersebut dapat menyebabkan antarmuka ponsel menjadi tersendat, konsumsi baterai meningkat, hingga aplikasi mendadak berhenti.

Jika sebuah aplikasi menggunakan RAM melebihi batas yang ditentukan, sistem akan mengambil tindakan. Kinerja aplikasi dapat diperlambat atau aplikasi bahkan dihentikan sepenuhnya.

Begini Cara Android 17 Mengelola RAM

Android 17 Resmi Rilis, Cek HP yang Dapat Update Duluan. (Doc: Google)

Sistem baru Android 17 tidak langsung menghentikan aplikasi ketika penggunaan RAM terlalu tinggi. Google menyiapkan beberapa tahapan sebelum aplikasi benar-benar dihentikan.

Pada tahap awal, sistem akan memindahkan sebagian data aplikasi ke zRAM, yaitu ruang RAM yang digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk terkompresi.

Proses tersebut dapat meningkatkan penggunaan CPU. Akibatnya, kinerja ponsel mungkin sedikit menurun. Namun, cara ini dilakukan untuk menghindari penggunaan RAM yang berlebihan.

Jika aplikasi tetap melewati batas penggunaan memori yang ditentukan, Android dapat menghentikan aplikasi tersebut.

Google juga menyediakan sejumlah alat bagi pengembang untuk memantau penggunaan memori aplikasi. Dengan begitu, pengembang dapat menemukan dan memperbaiki masalah sebelum aplikasi digunakan secara luas.

Selama ini, ukuran aplikasi, game, dan sistem operasi terus bertambah. Dalam beberapa kasus, peningkatan ukuran tersebut tidak selalu diikuti penggunaan sumber daya yang efisien.

 

Efisien

Di tengah harga komponen perangkat keras yang semakin mahal, Google berupaya mengatasi persoalan tersebut dari sisi perangkat lunak.

Jika diterapkan dengan baik, Android 17 dapat membuat aplikasi menggunakan RAM secara lebih efisien tanpa harus mengorbankan kualitas pengalaman pengguna.

Bahkan ketika harga komponen perangkat keras kembali stabil, perubahan pada Android 17 berpotensi memberikan manfaat jangka panjang. Ponsel dapat terasa lebih responsif karena sistem dan aplikasi bekerja dengan penggunaan memori yang lebih efisien.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya