Kronologi Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Meninggal Dunia

Ahmad Zaki meninggal sekitar pukul 16.40 WITA.

oleh SupriatinDiterbitkan 21 Agustus 2026, 18:23 WIB
Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali (Instagram @ahmadzaki_ali)

Liputan6.com, Jakarta - Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali meninggal dunia saat membawa bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggota Tim Hands Foundation, Muhammad Rafki Razif Kiransyah menjelaskan kronologi meninggalnya Ahmad Zaki. Dia menceritakan, Ahmad Zaki meninggal sekitar pukul 16.40 WITA.

"Meninggal dunia setelah melakukan penyaluran di wilayah Satar Padut, Dusun Wae Ciu, Kabupaten Manggarai Timur," jelas Rafki kepada Liputan6.com, Jumat (21/8/2026).

Sebelum meninggal dunia, menurut Rafki, Ahmad Zaki terlihat baik-baik saja. Rafki saat itu berada dalam mobil yang sama dengan Ahmad Zaki.

Namun, saat hendak melanjutkan perjalanan, Ahmad Zaki mendadak sesak napas. Ahmad Zaki sempat dibawa ke posko medis.

"Sudah dilakukan beberapa upaya pertolongan namun tidak tertolong," sambung Rafki.

Saat ini, Rafki sedang berkomunikasi dengan pihak keluarga Ahmad Zaki. Dia mengaku merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Ahmad Zaki.

Sempat Salat Jumat di Masjid Reo

Kasi Humas Polres Manggarai Timur, AKP Irmawan Pujianto membenarkan salah satu relawan gempa meninggal dunia di Manggarai Timur.

"Benar ada satu relawan meninggal dunia," kata AKP Irmawan kepada Liputan6.com, Jumat (21/8/2026).

Salah satu korban gempa bumi di NTT, Jufri Husen mengaku sempat bertemu Ahmad Zaki Ali di Masjid Nurul Huda Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, saat salat Jumat tadi. Jufri bahkan sempat berbincang dengan Ahmad Zaki.

"Bahkan tadi saya sempat bawa nasi untuk mereka," kata Jufri.

Menurut Jufri, Ahmad Zaki kerap bolak balik dari Reo ke Dampek. Biasanya, pada siang hari Ahmad Zaki membantu korban gempa di Dampek. Pada malam hari dia beristirahat di Masjid Reo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya