IHSG Berpeluang Melesat ke 6.544, Simak Rekomendasi Saham Analis 21 Agustus 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, (21/8/2026). Berikut strategi rekomendasi saham hari ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 21 Agustus 2026, 07:28 WIB
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, (21/8/2026). IHSG hari ini berpotensi naik ke 6.544. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melompat 1,68% ke 6.501, dan disertai dengan munculnya volume pembelian, area penguatan terdekat yang disampaikan sudah tercapai pada perdagangan saham Kamis, 20 Agustus 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case (hitam), posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave © dari wave [iv]. Hal itu berarti IHSG berpeluang menguat dengan target berikutnya di 6.544. “Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 6.056-6.230 untuk membentuk wave (b),” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.296,6.201 dan level resistance 6.599,6.763.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance di 6.440-6.630.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Buy on Weakness

Saham ARCI menguat 5,38% ke 1.370 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi ARCI saat ini berada di awal wave (iv) dari wave [c],” ujar dia.

Buy on Weakness: 1.175-1.305

Target Price: 1.455, 1.525

Stoploss: below 1.155

 

2.PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) - Buy on Weakness

Saham BIPI menguat 1,33% ke 152 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian. Kami memperkirakan, posisi BIPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 149-152

Target Price: 162, 174

Stoploss: below 147

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL menguat 2,70% ke 950 dan disertai oleh munculnya volume pembelian. Herditya menuturkan, pihaknya perkirakan, posisi NCKL saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave 3.

Buy on Weakness: 935-950

Target Price: 1.010, 1.055

Stoploss: below 920

 

4.PT RMK Energy Tbk (RMKE) - Buy on Weakness

Saham RMKE terkoreksi 1,83% ke 430 dan disertai oleh tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA60. “Kami memperkirakan, posisi RMKE saat ini berada di awal wave [iii] dari wave C,” kata dia.

Buy on Weakness: 412-426

Target Price: 450, 470

Stoploss: below 402

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 20 Agustus 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan perdagangan sementara selama 30 menit atau trading halt karena penurunan lebih dari 8%. Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan hingga penutupan perdagangan saham Kamis, (20/8/2026). IHSG hari ini menembus level 6.500 di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran 17.749 dan seluruh sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 1,68% menjadi 6.501,58. Indeks saham LQ45 menanjak 1,8% menjadi 638,73. Seluruh indeks saham acuan menguat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG bergerak menguat 1,68% disertai munculnya volume pembelian, penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa global dan Asia yang juga menguat.

"Di sisi lain, emiten-emiten yang berkorelasi dengan harga komoditas emas juga mendorong pergerakan IHSG, di mana kita ketahui harga emas berada pada level US$ 4.500/toz-nya tadi pagi, kemudian nilai tukar rupiah juga bergerak menguat di Rp 17.798 per dolar AS,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

Sektor Saham

Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.514,67 dan level terendah 6.444,39. Sebanyak 452 saham menguat sehingga angkat IHSG. 190 saham melemah dan 150 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.289.922 kali dengan volume perdagangan saham 78,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.749.

Kenaikan IHSG hari ini di tengah seluruh sektor saham yang menghijau. Sektor saham basic menguat 3,46%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham konsumer siklikal naik 2,16% dan sektor saham industri bertambah 2,15%. Lalu sektor saham energi menguat 1,26%, sektor saham konsumer nonsiklikal menanjak 1,98%, sektor saham kesehatan menanjak 0,98%, sektor saham keuangan melompat 1,49%.

Lalu sektor saham properti melonjak 1,21%, sektor saham teknologi bertambah 1,44%, sektor saham infrastruktur naik 0,17% dan sektor saham transportasi melambung 0,64%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya