Liputan6.com, Jakarta - Guncangan gempa Bantul terasa di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (20/8) sore. Sejumlah warga bergegas keluar rumah dan bangunan ketika getaran dirasakan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kekuatan gempa magnitudo 3,6. Pusat gempa berada 11 kilometer tenggara Bantul pada kedalaman 10 meter.
Advertisement
Getaran terjadi sekitar pukul 17.20 WIB dan dirasakan masyarakat di DIY serta wilayah sekitarnya.
Warga Ceritakan Detik Guncangan
Warga Sorowajan, Banguntapan, Sunartono merasakan guncangan saat berada di dalam rumah.
"Tadi lari ke luar rumah. Tetangga juga pada lari ke luar rumah sambil teriak gempa, gempa, gempa," kata Sunar.
"Gempanya kerasa banget tadi. Tapi terasa cuma sebentar," imbuh Sunar.
Warga lain di Minggiran, Kota Yogyakarta, Hadi, juga menyebut getaran terasa jelas.
"Tadi kebetulan sedang di luar rumah. Sempat dengar suara jendela kamar grek, grek, grek. Kemudian merasakan getaran gempa. Beberapa warga tadi juga keluar rumah saat gempa terasa," tutur Hadi.
Getaran hingga Kulon Progo
Di Sentolo, Kulon Progo, Ahmad mengaku turut merasakan guncangan pada Kamis sore.
"Gempa kerasa tadi. Kayak makdeg gitu tadi terus ada getaran. Lumayan kenceng gempanya, kerasa. Tadi sempat lari keluar rumah pas gempa," ujar Ahmad.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai dampak gempa yang dirasakan warga DIY dan sekitarnya pada Kamis (20/8) sore. Baik kerusakan bangunan maupun korban jiwa belum ada laporan hingga saat ini.