Detik-Detik Kagetnya Pengunjung saat Orang Utan Mampir Warung Ayam

Warung Ayam Bengawan tengah ramai ketika Didi si Orang Utan Solo tiba-tiba masuk. Pengunjung memilih menepi, sementara Didi justru duduk tenang dan menyantap ayam goreng.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 19 Agustus 2026, 16:23 WIB
Orang utan yang kabur dari Solo Safari sempat mampir ke Warung Makan. (Liputan6)

Liputan6.com, Jakarta - Suasana di dalam Warung Ayam Bengawan siang itu sebenarnya sedang hangat-hangatnya. Meski dari luar area parkir tampak agak lengang, meja-meja di dalam ruang makan justru hampir terisi penuh oleh para pelanggan yang sedang menikmati hidangan.

Ketenangan jam makan siang itu mendadak buyar dan berubah canggung saat sesosok "tamu" tak biasa tiba-tiba melangkah masuk dari arah luar. Bukan pengunjung yang mau memesan makanan, melainkan Didi, seekor orang utan milik Solo Safari yang lepas dari kawasannya.

Pengelola Warung Ayam Bengawan, Benny, mengingat betul bagaimana riuhnya suasana ruang makan yang mendadak berubah jadi hening dan penuh kepanikan kecil saat mata para pengunjung tertuju ke ambang pintu.

"Pas si orang utan ini masuk, yo kaget semua. Kok tiba-tiba ada yang masuk dari safari. Kami semua dan pengunjung pada minggir," tutur Benny saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (19/8/2026).

Para pelanggan yang tadinya asyik menyantap makanan langsung menghentikan suapan, perlahan bangkit dari kursi, dan memilih menepi mengamankan diri ke sudut ruangan.

Di tengah tatapan waswas para pengunjung, Didi sama sekali tidak menunjukkan gestur menyerang atau mengamuk. Primata bertubuh besar itu hanya berdiri sejenak di dekat sisi dinding ruangan, lalu dengan santai melangkah lebih dalam ke tengah warung sambil celingak-celinguk mengamati suasana sekitar.

Sekitar 10 menit Didi berada di dalam area makan. Melihat tingkah sang orang utan yang tampak tenang tapi seperti kebingungan dan kelaparan, salah seorang karyawan warung akhirnya berinisiatif menyodorkan sepotong ayam goreng hangat.

Seketika, perhatian Didi teralih. Potongan ayam goreng itu langsung disambut dan disantapnya dengan sangat lahap di depan para pengunjung yang masih terpaku melihat aksi tak biasa tersebut.

"Dikasih makan, kasih ayam goreng, dia langsung makan. Kelihatannya lagi laper," kata Benny bercerita.

Suasana heboh yang diwarnai aksi "makan siang" Didi itu akhirnya usai setelah tim petugas dari Solo Safari tiba di lokasi. Tanpa perlawanan berarti, Didi perlahan digiring keluar dari warung untuk diamankan dan dibawa kembali ke kawasannya.

Cara Orang Utan Solo Kabur, Matikan Listrik dan Panjat Pagar

Orang Utan Solo Safari Kabur dari Kandang (Foto: Istimewa)

Orang Utan Solo Safari kabur pada Selasa (19/8/2026) sore. Orang utan bernama Didi itu lepas dari kandang dan berkeliaran di jalan raya. General Manager Solo Safari, Miyana Harikna mengatakan, sifat alami Didi yang sangat penasaran dan kemampuannya meniru perilaku manusia menjadi faktor kunci.

Dia menjelaskan pengamanan di area exhibit sudah berlapis. Namun Didi tetap mampu mengakalinya hingga keluar dari area kandang. Miyana menuturkan, dari hasil pemeriksaan internal, orang utan itu memanjat dan melepas sistem elektrik pengaman yang melindungi area exhibit.

"Kalau detailnya ini memang kami tadi lagi sudah ketahuan bahwa dia itu memanjat sama melepas elektrik pengaman. Di situlah intinya," ungkapnya.

Setelah pengaman terlepas, orang utan itu memanjat tembok pembatas untuk keluar dari area exhibit.

"Karena dia pengamanan kami itu kan berlapis dan dia itu memang karena orang utan itu 90% bisa meniru orang toh, jadi dia itu sangat curious sekali untuk lihat dan menjalankan ini loh,"

kata Miyana saat dihubungi awak media.

Pihak kebun binatang mengetahui Didi tidak berada di kandang sekitar pukul 15.10 WIB. Tim internal yang memiliki kompetensi penanganan satwa langsung dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pengamanan.

"Jam 15.10, terus kami mengecek kondisi satwa juga kan. Setiap saat kan memang sudah ada yang jaga, ternyata kan dia tidak ada di lokasi. Nah, tim internal karena sudah memiliki kompetensi dalam penanganan satwa, akhirnya melakukan pengamanan di lapangan," terangnya.

"Jadi sebenarnya hanya karena kan kita ada proses mencari sebentar tadi, kurang lebihnya itu 30 menit ya di luar kandang itu," jelasnya.

Didi kemudian ditemukan berada di jalan raya dan berhasil dievakuasi pada pukul 16.40 WIB dalam kondisi sehat.

Miyana menambahkan, untuk meningkatkan keamanan, Didi dan keluarganya ditempatkan di area pulau yang berada di tengah danau.

"Betul sekali, betul betul di pulau. Besok bisa dilihat di pulau kok. Itu cowok soalnya, jantan. Memang dia kayak inilah, jantan lebih oke. Anaknya masih dua tahunan, dia baru ini masih punya baby kok, masih nyusu itu mamanya," ucapnya.

Pihak Solo Safari akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya