Cerita Pemilik Resto saat Orang Utan Solo Mampir dan Santap Ayam Goreng

Orang utan Didi yang lepas dari kandang Solo Safari tiba-tiba masuk ke Warung Ayam Bengawan. Pengunjung panik, sementara Didi justru menyantap ayam goreng yang diberikan kepadanya.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 19 Agustus 2026, 15:21 WIB
Orang Utan Solo Safari Kabur dari Kandang (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Suasana di Warung Ayam Bengawan mendadak berubah ketika seorang tamu tak biasa muncul tanpa diundang. Bukan pelanggan baru, melainkan orang utan bernama Didi yang tiba-tiba masuk ke dalam warung.

Beberapa pengunjung yang sedang menikmati makanan sontak memilih menepi. Benny, pengelola Warung Ayam Bengawan yang tak jauh dari Solo Safari ini, masih mengingat jelas momen ketika Didi masuk ke warungnya.

Saat itu, warung sebenarnya sedang ramai. Dari luar memang terlihat sepi, tetapi di dalam sejumlah pengunjung tengah makan dan kondisi warung cenderung penuh.

"Pas si orang utan ini masuk, yo kaget semua. Kok tiba-tiba ada yang masuk dari safari. Kami semua dan pengunjung pada minggir," kata Benny saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (19/8/2026).

Didi tidak langsung membuat keributan. Primata besar itu sempat berdiri beberapa saat di sisi warung sebelum kemudian bergerak lebih ke dalam.

Selama berada di dalam warung, Didi juga tidak menyerang pengunjung yang sedang makan. Menurut Benny, Didi berada di dalam warung selama beberapa menit.

"Sempat diri beberapa lama di samping, terus ke dalam. Celingak-celinguk, ada sekitar 10 menit," ujarnya.

Benny bercerita,saat itu salah seorang karyawannya sempat memberikan potongan ayam goreng kepada Didi. Ayam itu pun langsung disantap Didi.

"Di kasih makan, Kasih ayam goreng, dia langsung makan. Kelihatannya lagi laper," kata Benny.

Tak lama berselang, petugas Solo Safari tiba di lokasi. Didi kemudian digiring keluar dari warung untuk diamankan dan dikembalikan ke kawasan kebun binatang.

 

Ditangani Tim Kesehatan Hewan

Orang Utan Solo Safari Kabur dari Kandang (Foto: Istimewa)

Juru Bicara Solo Safari Danu Widi Krismara membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan Didi telah berhasil diamankan dan kini berada dalam penanganan tim kesehatan hewan Solo Safari.

"Ya benar ada kejadian itu (orang utan lepas). Saat ini hewan tersebut dalam penanganan petugas kesehatan hewan Solo Safari," tutur Danu.

Setelah menerima informasi mengenai orang utan yang keluar dari kandang, Solo Safari mengerahkan tim internal yang memiliki kompetensi dalam menangani satwa.

Menurut Danu, proses pengamanan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat sekaligus kondisi satwa.

Setelah berhasil dikendalikan, Didi dibawa kembali ke area kandangnya.

"Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku. Kami berhasil mengamankan orang utan dan mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali," ucap Danu.

Danu mengatakan proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat orang utan merupakan satwa yang dilindungi.

Setelah kondisi dinyatakan terkendali, Solo Safari melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan kandang dan lingkungan satwa.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui penyebab Didi dapat keluar dari kandang. Pihak Solo Safari masih memeriksa kronologi serta faktor yang memungkinkan satwa tersebut lepas.

Menurut Danu, hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk memperkuat sistem keamanan di kawasan Solo Safari. Langkah tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan keselamatan pengunjung, warga, petugas, serta satwa tetap terjamin.

"Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk penguatan pengamanan guna memastikan kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari," tandas Danu.

Pihak Solo Safari Sampaikan Permohonan Maaf

Atas kejadian tersebut, Solo Safari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan dan pengunjung yang sempat terdampak kepanikan akibat orang utan keluar dari kandang.

Danu memastikan sistem keamanan di kawasan Solo Safari akan ditingkatkan sebagai tindak lanjut insiden tersebut.

"Kami meminta maaf atas kejadian ini. Dan akan meningkatkan keamanan," tukas Danu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya