Muhammadiyah Sumbang Kopi untuk Muktamar NU

Meski kerap berbeda pandangan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) tetap saling mendukung dan bersolidaritas dalam banyak hal.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 19 Agustus 2026, 09:36 WIB
Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat mengecek kesiapan kamar penginapan peserta muktamar. (Liputan6.com/ Dok Humas PBNU)

 

Liputan6.com, Jakarta - Meski kerap berbeda pandangan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) tetap saling mendukung dan bersolidaritas dalam banyak hal. Dukungan konkret diberikan Muhammadiyah pada Muktamar ke-35 NU, yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus mendatang. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk sumbangan tenaga personel keamanan, konsumsi gratis, hingga penyediaan fasilitas medis.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq mengungkapkan, dari sektor keamanan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) mengirim 100 hingga 200 personel lapangan.

"Mereka akan diterjunkan membantu Banser, Pagar Nusa, serta TNI-Polri menjaga kelancaran arus lalulintas dan kondusivitas di kawasan luar sekitar pesantren," ungkap Gus Rozaq, seperti dikutip dari laman MuktamarNU.

"Dari Kokam Muhammadiyah itu ada 100 sampai 200 personel. Kemarin datang ke sini, siap support untuk pengamanan," ujar Gus Rozaq di Kantor Yayasan PPBU, Selasa (18/8/2026).

Tidak hanya berkontribusi membantu keamanan, Muhammadiyah juga mendirikan posko kuliner bergerak untuk melayani ribuan muktamirin, peninjau, dan para penggembira atau muhibbin.

Sebanyak 10.000 porsi bakso serta 10.000 cangkir kopi serta telur hangat disediakan gratis untuk para pengunjung.

"Selain Kokam, alhamdulillah Muhammadiyah juga memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi dan kopi juga telur 10.000 porsi," kata Gus Rozaq.

Sementara pada sektor kesehatan, Muhammadiyah juga turut menyiagakan sejumlah armada ambulans beserta tenaga medis lapangan.

Tim medis akan ditempatkan secara berdampingan dengan posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.

Gus Rozaq juga memaparkan bahwa berkat kerja sama yang solid dari berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, serta instansi pemerintah, kesiapan Muktamar NU ke-35 saat ini sudah mencapai 80 persen. Tahapan persiapan tinggal menyisakan sentuhan akhir untuk menyambut ribuan tamu dari berbagai penjuru tanah air dan mancanegara. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya