Jalan Sudirman Menuju Bundaran HI Ditutup Imbas Demo

Penutupan ini imbas aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 18 Agustus 2026, 17:20 WIB
Salah satu pengunjuk rasa mencoba membuka blokade aparat keamanan saat berunjuk rasa di kawasan jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Arus lalu lintas dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI ditutup sementara, Selasa (18/8/2026). Penutupan ini imbas aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Pantauan Liputan6.com, massa aksi mulai datang sekitar pukul 13.50 WIB. Arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan hingga akhirnya ditutup dan dialihkan menuju arah belakang Wisna 46 BNI.

Sementara itu, sejumlah kendaraan yang terlanjur melintas menuju Jalan MH Thamrin dialihkan ke Jalan Bumi arah Tanah Abang. Adapun arus lalu lintas arah sebaliknya masih terpantau ramai lancar.

Selain itu, jalur Transjakarta menuju arah Halte Tosari ditutup. Sebanyak delapan Transjakarta dan bus antarkota sempat terjebak akibat keberadaan massa aksi maupun petugas berada di jalur tersebut.

Hindari 7 Titik Ini

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak aksi demonstrasi. Imbauan disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat pergerakan massa.

Dishub DKI mencatat sedikitnya tujuh titik yang berpotensi terdampak dan menjadi lokasi berkumpulnya massa.

“Tujuh titik yang diimbau untuk diantisipasi masyarakat antara lain Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Kawasan Monas, Tugu Proklamasi, LBH Jakarta di Jalan Diponegoro, dan Depan SMPN 8 di Jalan Pegangsaan Barat,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi perjalanan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak aksi. Budi berujar bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Budi.

Menurutnya, petugas Dishub DKI juga disiagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat. Total, ada 60 petugas yang dikerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi berlangsung.

“Petugas kami siagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat,” ungkapnya.

BEM UI Bawa 8 Tuntutan

Dalam aksi hari ini, BEM UI membawa delapan poin tuntutan, antara lain:

1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.

2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

3. Wujudkan reforma agraria sejati.

4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.

5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP.

6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.

7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya