Kapal Perang AS Mati Listrik Selama 4 Hari di Laut China Selatan

Penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden mati listrik di kapal perang AS ini masih berlangsung.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 18 Agustus 2026, 17:00 WIB
Kapal perusak berpeluru kendali USS Benfold (DDG 65) milik Angkatan Laut AS berlayar di Laut Filipina pada 24 Juni 2022. (Dok. Mass Communication Specialist 2nd Class Arthur Rosen/U.S. Navy via AP)

Liputan6.com, Washington, DC - USS Benfold, kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) jenis perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, kehilangan pasokan listrik selama empat hari di Laut China Selatan akibat gangguan teknis. Insiden ini terjadi bulan lalu.

"Pada 24 Juli 2026, saat menjalankan operasi rutin di kawasan Indo-Pasifik, kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Benfold (DDG 65) mengalami gangguan pada generator yang menyebabkan kapal kehilangan pasokan listrik," kata Komandan Matthew Comer, juru bicara Armada Ke-7 AS, dalam pernyataan kepada USNI News.

Comer mengatakan tidak ada awak yang terluka dalam insiden tersebut. Menurut dia, para awak menunjukkan ketangguhan, kegigihan, profesionalisme, dan tetap tenang dalam menangani situasi tersebut.

Padamnya listrik membuat para awak tidak dapat menggunakan dapur, toilet, dan pendingin udara.

Menurut pernyataan yang sama, gangguan tersebut juga berdampak pada ketersediaan air minum di kapal.

Kelompok Tempur Kapal Induk USS George Washington, yang saat itu beroperasi bersama USS Benfold, memberikan bantuan kepada kapal tersebut selama insiden berlangsung. Comer mengatakan USS Robert Smalls, kapal penjelajah yang tergabung dalam kelompok tempur itu, membantu menyediakan makanan bagi awak USS Benfold.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya