Daftar 10 CEO dengan Gaji Tertinggi

Berikut adalah 10 CEO dengan gaji paling tinggi berdasarkan analisis proksi, laporan SEC, dan tolak ukur resmi Equilar.

oleh Cahya Alena FauzaDiterbitkan 19 Agustus 2026, 21:10 WIB
Daftar 10 CEO dengan Gaji Termahal 2026: Elon Musk Raup Rp 2.363 Triliun (AP Photo/Matt Rourke)

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa tahun belakangan, gaji CEO tercatat pada angka tertinggi sepanjang sejarah, yang didorong oleh lonjakan pasar saham, target performa yang masif, dan ekspansi besar-besaran artificial intelligence (AI) atau kecerdasan. Pun begitu, bayaran beberapa CEO menuai kritik keras dari publik. Beberapa orang mempertanyakan apakah fenomena kesenjangan antara gaji eksekutif tertinggi dan gaji karyawan biasa tergolong etis. 

Melansir CIO Bulletin, Rabu (19/82026), sebuah analisis mengungkap lanskap CEO dengan gaji tertinggi berdasarkan pengungkapan informasi proksi terbaru, laporan yang diajukan ke SEC, dan laporan tolok ukur resmi dari Equilar. Data yang didapat menunjukkan gaji utama hanyalah sebagian kecil dari pendapatan total, dengan imbalan saham dan insentif jangka panjang berkontribusi paling besar. Ingin tahu CEO yang mendapatkan gaji tertinggi? Berikut 10 CEO dengan gaji tertinggi.

1. Elon Musk (Tesla)

Net value: US$ 132,3 miliar (Rp 2.359 triliun, asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.830)

Elon Musk secara konsisten menulis ulang seberapa besar gaji eksekutif sebenarnya dalam skala global. Tanpa gaji utama, valuasi miliarannya mencerminkan pelepasan hak atas sejumlah besar opsi saham berbasis pencapaian tonggak penting yang diberikan berdasarkan rencana kinerja jangka panjang Tesla, seiring dengan meningkatnya kapitalisasi pasar dan skala operasional produsen kendaraan listrik tersebut.

2. Dylan Field (Figma)

Net value: US$ 864,4 juta (Rp 15,4 triliun)

Saat Dylan Field ikut mendirikan Figma pada 2012, dia menjadi awal revolusi desain user interface dan kolaborasi cloud. Gaji tahunannya berasal dari peristiwa penting terkait ekuitas dan pemberian saham di awal yang terkait dengan perluasan jangkauan pasar Figma pasca transisi strukturalnya.

3. Shankh Mitra (Welltower)

Net value: US$ 821,1 juta (Rp 14,6 triliun)

Pada 2020, Shankh Mitra menjadi pemimpin Welltower dan menyusun ulang portofolionya. Gaji keseluruhannya meningkat setelah menerima saham berjangka waktu beberapa tahun yang bergantung pada kinerja. Dia juga secara konsisten telah menghasilkan imbal hasil yang baik bagi para pemegang saham perusahaan-perusahaan di bidang perumahan lansia dan layanan kesehatan.

 

Daftar CEO dengan Gaji Tertinggi (4-6)

(Foto: Ilustrasi dolar AS, investasi, uang. Dok Unsplash/Pepi Stojanovski)

4. Kasra "Kaz" Nejatian (Opendoor Technologies)

Net value: US$ 741,1 juta (Rp 13,2 triliun)

Sebagai figur inti dalam perubahan operasional di properti digital, Kasra Nejatian menjabat sebagai pimpinan Opendoor, di mana dia meningkatkan efisiensi unit perusahaan tersebut. Untuk gajinya, dia menerima beberapa pemberian saham awal dalam jumlah besar serta opsi saham yang terkait dengan pencapaian indikator profitabilitas.

5. Robert "RJ" Scaringe (Rivian Automotive)

Net value: US$ 402,6 juta (Rp 7,1 triliun)

Sebagai pendiri dan CEO, RJ Scaringe telah mengubah Rivian dari startup rahasia ke perusahaan manufaktur kendaraan listrik komersial dan konsumen yang sukses. Gajinya ditandai oleh sebuah program unit saham berbasis kinerja jangka panjang yang hak kepemilikannya akan jatuh tempo jika perusahaan mencapai hasil produksi dan valuasi pasar yang signifikan.

6. Niraj Shah (Wayfair)

Net value: US$ 280,8 juta (Rp 5,01 triliun)

Niraj Shah ikut mendirikan Wayfair pada 2002 dan membangunnya menjadi konglomerat e-commerce. Meskipun gaji utamanya hanya sebesar US$ 80.000, atau Rp 1,4 miliar, Shah naik menjadi CEO dengan gaji terbesar setelah dewan Wayfair menyusun paket saham besar-besaran yang berlaku selama beberapa tahun untuk menyelaraskan kekayaan pribadinya secara langsung dengan peningkatan margin dalam jangka panjang.

 

Daftar CEO dengan Gaji Tertinggi (7-10)

Ilustrasi Goldman Sachs (AFP PHOTO)

7. Hock E. Tan (Broadcom)

Net value: US$ 205,3 juta (Rp 3,6 triliun)

Seorang negosiator ulung, Hock Tan, membangun Broadcom menjadi raksasa industri semikonduktor. Diakui sebagai CEO dengan gaji terbesar di dunia, Tan mendapat gaji utama sebesar US$ 1,2 juta, atau Rp 21,4 miliar, dengan lebih dari 98% gajinya disuplai oleh unit saham kinerja yang sangat terkait dengan target pertumbuhan infrastruktur AI.

8. Peter Gassner (Veeva Systems)

Net value: US$ 172,4 juta (Rp 3,07 triliun)

Peter Gassner mendirikan Veeva Systems untuk menyediakan perangkat lunak cloud yang dirancang khusus untuk ilmu kehidupan. Gaji sembilan digit miliknya hampir secara keseluruhan terdiri dari pelaksanaan opsi saham dan pemberian insentif ekuitas jangka panjang yang diberikan seiring dengan perluasan jangkauan Veeva di bidang teknologi farmasi.

9. David Zaslav (Warner Bros. Discovery)

Net value: US$ 165 juta (Rp 2,94 triliun)

David Zaslav mengatur integrasi rumit di media, program pembayaran utang, dan perubahan ke layanan streaming langsung ke konsumen. Kompensasi yang diterimanya termasuk pemberian saham berjangka waktu beberapa tahun, pemberian opsi saham, serta bonus kinerja.

10. David Solomon (Goldman Sachs)

Net value: US$ 118,9 juta (Rp 2,12 triliun)

David Solomon telah menjadi kepala Goldman Sachs sejak 2018, berfokus untuk mengembalikan perusahaan tersebut, yakni perbankan investasi dan manajemen aset. Gajinya termasuk kombinasi gaji utama, pembagian laba di dalam perusahaan, serta pemberian saham jangka panjang yang ditentukan berdasarkan tingkat pengembalian atas ekuitas (ROE).

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya