Cara Cek Desil Pakai NIK KTP, Simak Langkah-Langkahnya

Masyarakat bisa cek desil menggunakan NIK KTP. Simak cara melihat data desil dan informasi bansos secara online.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 17 Agustus 2026, 18:00 WIB
Penambahan periode bantuan diharapkan selain menjaga stabilitas ketahanan pangan dengan menjaga daya beli masyarakat juga membantu pengendalian inflasi sebagai dampak kenaikan harga beras saat ini. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat dapat melakukan cek desil menggunakan NIK KTP untuk mengetahui posisi kesejahteraan keluarga sekaligus melihat informasi bantuan sosial (bansos) yang tercatat dalam sistem pemerintah.

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi. Masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

Desil 1 merupakan kelompok 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sementara itu, desil 10 berada pada kelompok 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Data desil saat ini menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut menjadi salah satu basis yang digunakan pemerintah dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial.

Untuk mengetahui data desil, masyarakat dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

Cara Cek Desil Pakai NIK KTP

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  2. Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tercantum pada KTP.
  3. Masukkan huruf kode atau captcha yang muncul pada halaman.
  4. Klik tombol Cari Data.
  5. Sistem akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan data yang tersedia.

Masyarakat dapat melihat informasi yang berkaitan dengan status data sosial dan ekonomi serta kepesertaan bantuan sosial sesuai data yang tercatat dalam sistem.

 

Cara Membaca Data Desil

Proses distribusi bansos beras sebanyak 20 kg terus dilakukan kepada seluruh Keluarga Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di berbagai wilayah Indonesia. (merdeka.com/Arie Basuki)

Setelah melakukan pencarian, masyarakat perlu memahami bahwa angka desil menunjukkan posisi keluarga dalam pemeringkatan kesejahteraan.

Secara sederhana:

  • Desil 1: kelompok 10% dengan kesejahteraan paling rendah.
  • Desil 2-4: kelompok kesejahteraan rendah hingga rentan.
  • Desil 5: berada di kelompok tengah.
  • Desil 6-8: kelompok dengan tingkat kesejahteraan lebih tinggi.
  • Desil 9: kelompok dengan tingkat kesejahteraan tinggi.
  • Desil 10: kelompok 10% dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Desil juga menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran bansos.

Data Cek Bansos Kemensos menyebut desil 1 sampai desil 4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan program sembako.

Sementara desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

Namun, posisi desil bukan berarti seseorang otomatis mendapatkan bantuan sosial. Setiap program tetap memiliki kriteria dan mekanisme penetapan penerima masing-masing.

Waspada Situs Palsu

Saat melakukan pengecekan, masyarakat perlu memastikan menggunakan laman resmi pemerintah.

Jangan memasukkan NIK KTP ke situs yang tidak jelas atau mengatasnamakan pemerintah tanpa sumber resmi. Penggunaan situs resmi penting untuk menjaga keamanan data pribadi.

 

Desil Bisa Berubah

Masyarakat juga perlu memahami bahwa hasil desil tidak selalu bersifat permanen.

Kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah. Misalnya, terjadi perubahan pekerjaan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, kepemilikan aset, pendidikan, atau faktor sosial ekonomi lainnya.

Perubahan tersebut dapat memengaruhi data yang digunakan dalam pemeringkatan kesejahteraan.

Jika masyarakat merasa data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pembaruan atau perbaikan data dapat dilakukan melalui mekanisme yang disediakan pemerintah sesuai ketentuan.

Data yang telah diperbarui kemudian dapat dihitung kembali secara berkala.

Karena itu, hasil cek desil hari ini belum tentu sama dengan hasil pengecekan pada waktu berikutnya.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa desil bukan sekadar ukuran pendapatan. Pemerintah mempertimbangkan sejumlah indikator sosial dan ekonomi untuk menentukan posisi keluarga.

Dengan demikian, cek desil menggunakan NIK KTP dapat menjadi langkah bagi masyarakat untuk mengetahui posisi data kesejahteraan yang tercatat sekaligus memahami informasi bansos yang berkaitan dengan data tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya