Sebaran 19 Puskesmas Rusak Akibat Gempa NTT

Gempa NTT menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa.

oleh Ola KedaDiterbitkan 17 Agustus 2026, 15:05 WIB
Evakuasi korban gempa NTT

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus mencatat 19 Puskesmas tersebar di Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat, rusak akibat gempa.

"19 Puskesmas rusak berat dan tidak beroperasi, 122 Puskesmas beroperasi penuh dan 49 Puskesmas beroperasi sebagian. Sebaran 19 Puskesmas yang rusak berat: Manggarai Timur 3 unit, Manggarai 5 unit, Ngada 4 unit, Nagekeo 3 unit, dan Manggarai Barat 4 unit," kata Benyamin di Maumere, Senin (17/8/2026).

Pemerintah kini memfokuskan pelayanan di RS Bajawa, RS Nagekeo, RS Ende, RS lapangan Aeram dan RS Ruteng. Tenaga medis tambahan terus dikirim guna memastikan penanganan korban berjalan optimal.

 

Benyamin melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit di Maumere untuk memantau penanganan pasien yang kini dilayani di tenda darurat pasca gempa magnitudo 7,7.

Didampingi Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supariadi dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Wamenkes menyapa pasien serta berdialog dengan tenaga kesehatan yang bertugas.

“Hari ini tenaga Kesehatan terutama dokter spesialis patah tulang, ahli saraf, dan lainnya sudah tiba dan mulai bertugas di sejumlah rumah sakit di Pulau Flores,” ujar Benyamin.

Selain kiriman pemerintah, organisasi profesi juga mengirimkan dokter secara sukarela. Ia mengapresiasi dedikasi tenaga medis yang tetap bekerja sesuai prosedur meski dalam kondisi darurat dan pelayanan dialihkan ke tenda.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya