Polri Kirim 3,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Bantuan tersebut terdiri dari obat-obatan dan berbagai logistik yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 16 Agustus 2026, 16:02 WIB
_Polri Kirim Bantuan Logistik 3,4 Ton ke Wilayah Terdampak Gempa di NTT

Liputan6.com, Jakarta - Mabes Polri mengirimkan 3,4 ton bantuan ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut terdiri dari obat-obatan dan berbagai logistik yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisno Andiko mengatakan, pengiriman ini adalah bagian dari operasi kemanusiaan Polri yang terus bergerak. Dia menegaskan, bantuan ini tidak berhenti pada satu kali pemberangkatan.

“Polri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim hari ini bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat," kata dia, Minggu (16/8/2026).

Menurut Trunoyudo, Polda NTT juga telah bergerak langsung di lapangan. Sementara Mabes Polri terus menyiapkan dan mengirimkan perkuatan berdasarkan kebutuhan.

“Prinsipnya, bantuan harus cepat bergerak, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan," terangnya.

Tidak hanya personel dan K9, Polru juga mengirimkan sekitar 3.411 kg atau 3,4 ton peralatan dan bantuan kemanusiaan. Adapun rincian bantuan logistik yang dikirimkan yaitu:

-409 kg obat-obatan bantuan

-45 dus makanan siap saji

-10 unit Wontech

-Peralatan SAR dan K9

-Pakan K9 -10 unit kennel box K9

-Perlengkapan operasional tim K9

-Banner dan stiker pendukung kegiatan.

Trunoyudo mengatakan, seluruh bantuan akan didistribusikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda NTT serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Kirim Personel

_Polri Kirim Bantuan Logistik 3,4 Ton ke Wilayah Terdampak Gempa di NTT

Sebelumnya, Mabes Polri kembali mengerahkan personel, tim SAR, anjing pelacak K9, serta bantuan logistik ke wilayah terdampak gempa bumi di NTT. Pemberangkatan dilakukan dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri, Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026).

Dia menerangkan, personel yang disiapkan untuk diberangkatkan sebanyak 260. Sebanyak 137 personel telah diberangkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 malam. Polri juga mengirimkan 10 ekor anjing K9 yang dinilai memiliki kemampuan pencarian korban.

Trunoyudo menegaskan, para personel yang dikerahkan memiliki kapabilitas dan kompetensi bidang penyelamatan dan Search and Rescue (SAR).

Selain itu, Korps Brimob Polri telah mengerahkan 101 personel yang terdiri dari tenaga kesehatan lapangan, dokter beserta peralatan medis, serta personel logistik. Mereka bertugas melakukan pemetaan dan kurasi kebutuhan di wilayah yang terdampak.

Kemudian, Polri menyiapkan tiga unit helikopter AW 169 untuk mendukung proses distribusi logistik ke daerah terdampak gempa bumi di NTT. Trunoyudo mengatakan, pesawat tersebut digunakan untuk ke wilayah yang terisolasi atau mengalami keterbatasan akses.

"Pesawat CASA Polri juga telah berada di wilayah NTT sebelum bencana dan digunakan pascabencana untuk mempercepat mobilitas menuju sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo dan daerah lainnya," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya