Transfer Daerah RAPBN 2027 Naik Jadi Rp 735 Triliun, Purbaya Siap Tambah

Anggaran TKD 2027 naik 5,6% dibanding outlook 2026. Pemerintah berjanji akan memantau kondisi keuangan tiap daerah untuk merespons kebutuhan secara fleksibel.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 14 Agustus 2026, 19:40 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah merencanakan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) pada RAPBN 2027 sebesar Rp 735 triliun. Anggaran tersebut meningkat 5,6 persen dibandingkan dengan outlook TKD 2026 yang sebesar Rp 696,9 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa alokasi tersebut murni khusus untuk TKD dan tidak mencakup dana rekonstruksi.

"Jadi untuk tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 735 triliun, atau meningkat 5,6% dibanding dengan outlook 2026 sebesar Rp 696,9 triliun," kata Purbaya dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Purbaya menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau kondisi keuangan di setiap daerah dari bulan ke bulan. Pemerintah juga membuka kemungkinan untuk menambah alokasi anggaran apabila terdapat kebutuhan daerah yang mendesak.

"Kami akan monitor terus kondisi keuangan setiap daerah dari bulan ke bulan. Kalau perlu, kita tambah-tambah seperti kemarin," ujarnya.

Prabowo: Efisiensi Anggaran Jangan Diartikan Potong Transfer Daerah

Presiden Prabowo Subianto pidato sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (Tangkapan layar video sekretariat kabinet).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan efisiensi anggaran bukan berarti pemotongan dana transfer ke daerah (TKD). Dia menuturkan transfer ke daerah ada yang langsung dan tak langsung, namun semuanya dialokasikan untuk pemerintah daerah.

"Saya percaya, bupati-bupati ibu kota lain seperti itu juga. Jadi efisiensi jangan diartikan potong transfer daerah, transfer daerah ada yang langsung dan ada yang tidak langsung tetapi semuanya untuk daerah," kata Prabowo dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2025 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025).

Dia menuturkan pemerintah pusat tahun ini mengalokasikan Rp 171 triliun untuk program makan bergizi gratis (MBG) di desa dan kabupaten. Pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp 330 triliun untuk transfer ke daerah.

"MBG adanya di desa-desa, MBG ada di kecamatan-kecamatan, MBG ada di kabupaten-kabupaten, dan yang kita turunkan ke daerah itu pada tahun ini ada Rp171 triliun yang akan masuk ke desa-desa," jelasnya.

"Tahun depan kita anggarkan Rp 330 triliun. Ya menteri keuangan? Rp 335 triliun. Rp 330 triliun itu masuk ke semua desa," sambung Prabowo. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya