Prabowo Minta Pemda Hapus Anggaran Ultah: Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

Prabowo mengaku gembira lembaga negara di tingkat pusat mematuhi kebijakan efisiensi.

oleh Lizsa EgehamRaynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 14 Agustus 2026, 16:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke- 1 Tahun Sidang 2026 - 2027 dan Penyampaian RUU APBN 2027 di Gedung DPR Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah untuk tidak membuang-buang anggaran untuk kegiatan seremonial seperti ulang tahun daerah atau institusi.

Dia memerintahkan agar anggaran tersebut sebaiknya dipakai untuk memperbaiki sekolah, rumah sakit dan menaikkan gaji guru.

"Saya berharap juga di semua provinsi dan semua kabupaten kota jangan ada anggaran untuk merayakan ulang tahun, ulang tahun besar-besaran. Lebih baik perbaiki sekolah, perbaiki rumah sakit, tingkatkan gaji guru daripada seremoni, upacara, upacara, upacara," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengaku gembira lembaga negara di tingkat pusat mematuhi kebijakan efisiensi dengan menghapus anggaran ulang tahun kementerian.

"Saya gembira sekarang tidak ada lagi anggaran untuk ulang tahun kementerian. Ulang tahun kementerian cukup potong tumpeng di kantor saja," ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo menegaskan pemerintah pusat hingga daerah agar jangan coba-coba melakukan korupsi, penipuan dan penggelembungan anggaran.

Dia mengaku bakal membentuk satu lembaga baru untuk mengawasi anggaran dan aktivitas belanja setiap lembaga agar tidak disalahgunakan.

"Kita akan buat satu lembaga yang mengonsolidasikan semua pembelanjaan pemerintah di satu lembaga. Pemerintah harus lebih efisien di setiap tingkatan. Kita harus kurangi semua pengurangan tidak efisien," tutup Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya