Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan bersama MPR, DPR dan DPD di Gedung Parlemen, Jumat (14/8/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo bercerita tentang bagaimana pemerintahannya bekerja selama hampir dua tahun terakhir.
Prabowo menceritakan, Kabinet Merah Putih bekerja dengan keras. Kondisi tersebut membuat kondisi kesehatan anggota menteri Kabinet Merah Putih terganggu.
Advertisement
“Beberapa di antara mereka masuk rumah sakit, ada yang pingsan, ada yang operasi. Banyak yg kecapekan,” ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, akan memberi banyak waktu untuk para menterinya. Agar bisa menjaga kesehatannya. “Tapi mereka bilang Mereka menjawab janji tinggal janji,” ujarnya sambil guyon.
Kepala Negara melanjutkan, kondisi kabinetnya itu menggambarkan kesungguhan pemerintah dalam bekerja. Menurut Prabowo, kabinetnya tidak mengenal hari libur karena terus menerus bekerja. “Tidak ada hari merah,” singkat Prabowo.
Dia ingin menyampaikan bahwa pemerintahannya sungguh-sungguh menerima anamah dengan penuh kehormatan. “Tugas dari Rakyat Mulia bagi kita. Kita bekerja habis-habisan,” tegasnya.
Prabowo menyampaikan bukti kinerja pemerintah. Menurutnya, masalah yang selama puluhan tahun dianggap terlalu rumit, perlahan mulai diselesaikan.
“Saya tidak mengatakan selesai, saya katakan kita mulai selesaikan,” ucapnya.
Dalam 21 bulan berjalannya pemerintahannya, Prabowo menghitung telah memutuskan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah negara.
“Sebagian masalah itu telah berpuluh tahun. Artinya, kita bisa katakan kita putuskan satu kebijakan setiap 5 hari,” katanya.
“Demikian kerasnya menteri saya bekerja.”