Liputan6.com, Jakarta - Semifinal Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 di Kota Tegal telah melahirkan tiga peserta terbaik. Berlangsung pada 8-9 Agustus 2026 di Alun-Alun Kota Tegal, babak semifinal ini mempertemukan 40 peserta terpilih yang beradu kemampuan memasak dengan mengusung tema “Warisan Rasa Nusantara dari Hati.”
“PT Pertamina Patra Niaga mengadakan event Bright Gas Cooking Competition 2026. Tema tahun ini adalah Warisan Nusantara dari Hati. Kita ingin juga menggaungkan dan mengenalkan masakan-masakan Indonesia khususnya Nusantara itu bisa maju ke tingkat internasional,” ujar Eko Ricky Susanto, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga.
Advertisement
Setelah melalui proses penilaian dari dewan juri, Devan Andhika Putra berhasil meraih juara pertama, disusul Felly Sitta Mayasari sebagai juara kedua dan Bobby Utomo Putra sebagai juara ketiga. Ketiganya berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dalam mengolah dan menyajikan hidangan yang sesuai dengan tema kompetisi sehingga berhak melaju ke babak Grand Final BGCC 2026.
Tiga Peserta Terbaik Raih Hadiah Jutaan Rupiah
Perjuangan para peserta di babak semifinal tak hanya berbuah pengalaman dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan memasak. Peserta yang berhasil meraih posisi terbaik juga mendapatkan apresiasi berupa hadiah dengan nilai jutaan rupiah. Berikut rincian hadiah yang diberikan dalam Semifinal BGCC 2026 Regional Tegal:
- Juara 1: Rp15.000.000
- Juara 2: Rp10.000.000
- Juara 3: Rp7.500.000
- Juara Harapan 1: Rp5.000.000
- Juara Harapan 2: Rp2.500.000
- Juara Harapan 3: Rp1.500.000
Selain hadiah uang tunai, enam peserta yang masuk nominasi dari Juara Harapan 3 hingga Juara 1 juga mendapatkan alat masak premium dan tabung Bright Gas 5,5 kg. Sementara itu, 40 semifinalis yang berlaga di BGCC 2026 Tegal ini juga membawa pulang E-Voucher Pertamina senilai Rp500.000.
40 Semifinalis Adu Kreasi dengan Tema Warisan Rasa Nusantara
Sebanyak 40 peserta terpilih tidak hanya ditantang untuk menghasilkan hidangan yang lezat, tetapi juga menerjemahkan tema “Warisan Rasa Nusantara dari Hati” melalui kreasi masing-masing.
Peserta perlu menghadirkan cita rasa autentik dengan perpaduan bahan, bumbu, dan aroma yang selaras. Tak berhenti pada hidangan yang tersaji, peserta juga harus mampu menjelaskan latar belakang masakan dan kaitannya dengan tema yang diusung dalam kompetisi.
Dengan demikian, kemampuan memasak menjadi salah satu bagian dari tantangan. Kreativitas dalam mengolah hidangan, teknik memasak, hingga cara menyajikan makanan turut menjadi penentu dalam proses penjurian.
Cita Rasa Jadi Penilaian Utama, Ini Kriteria yang Diuji
Proses penjurian semifinal di Tegal melibatkan tiga juri, yakni Chef Djoko Patriot, Drestanto Nandiwardhana selaku Region Manager Sales JBT, serta Chef Yuda Bustara.
Kehadiran para juri dengan latar belakang yang beragam memberikan perspektif dalam menilai kemampuan 40 semifinalis. Penilaian tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam menentukan peserta yang berhasil meraih posisi terbaik di babak semifinal.
Untuk menentukan peserta terbaik, dewan juri menilai beberapa aspek utama. Cita rasa menjadi komponen dengan bobot terbesar, yakni 40 persen, yang mencakup perpaduan rasa, bahan, bumbu, dan aroma.
Selanjutnya, penampilan memiliki bobot 30 persen dan menilai penyajian hidangan, komposisi, serta porsi. Sementara kreativitas dan kebersihan masing-masing memiliki bobot 15 persen.
Aspek kreativitas mencakup inovasi, ciri khas masakan, persiapan, proses, serta teknik memasak. Adapun kebersihan melihat bagaimana peserta menjaga higienitas selama mengolah bahan, termasuk kebersihan sisa bahan, perlengkapan, dan peralatan masak.
Selain keempat aspek tersebut, peserta juga dituntut mampu mendeskripsikan hidangan yang dibuat, terutama mengenai latar belakang masakan dan kesesuaiannya dengan tema “Warisan Rasa Nusantara dari Hati” yang kemudian terpilihlah para pemenang dalam semifinal BGCC 2026 Tegal ini.
Setelah nama-nama juara diumumkan, mereka pun mengungkapkan perasaaannya telah berhasil mengikuti rangkaian kompetisi dengan baik.
“Udah punya feeling duluan, kayaknya aku akan amankan tiket untuk ke Jakarta nanti. Nomor urut aku 3, hasilnya aku juga Juara 3 Alhamdulillah,” ungkap Bobby Utomo Putra, Juara 3 BGCC 2026 Tegal.
Sementara itu, Felly Sitta Mayasari, Juara 2 BGCC 2026 Tegal juga merasa bangga bisa terlibat dalam kompetisi ini. “BGCC itu salah satu kompetisi paling bergengsi se-Indonesia, bisa mengukur sejauh mana sih kemampuan kita dikurasi sama juri yang hebat-hebat,”ujarnya.
Tak ketinggalan, Devan Andhika Putra, Juara 1 BGCC 2026 juga mengajak para pencinta memasak lain yang belum berpartisipasi agar tak ketinggalan event ini.
“Terima kasih untuk BGCC. dan untuk teman-teman ayok ditunggu di BGCC Palembang dan Pontianak!” ucapnya.
Semifinal BGCC 2026 Tegal Juga Dimeriahkan Beragam Aktivitas
Keseruan Semifinal BGCC 2026 di Kota Tegal tidak hanya berlangsung di area kompetisi. Rangkaian acara juga menghadirkan talkshow seputar BGCC 2026 dengan narasumber VP Marketing & Brand Management Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari; serta Ketua BPC PHRI Kabupaten Tegal, Elizabeth Ratih.
Selanjutnya di hari kedua event, peserta dan pengunjung juga dapat menyaksikan Cooking Demo Chef Joko Patriot. Selain itu, kompetisi Apron Coloring turut hadir untuk menambah kemeriahan acara.
Perjalanan BGCC 2026 Masih Berlanjut
Berakhirnya semifinal di Tegal bukan menjadi akhir perjalanan Bright Gas Cooking Competition 2026. Bagi masyarakat yang memiliki passion memasak dan ingin merasakan pengalaman berkompetisi, kesempatan untuk mengikuti audisi online masih terbuka.
Khusus bagi yang ingin berkesempatan mengikuti semifinal di Palembang, audisi online masih dibuka hingga 22 Agustus 2026. Informasi mengenai jadwal audisi, mekanisme pendaftaran, dan perkembangan terbaru BGCC 2026 dapat diakses melalui situs mypertamina.id maupun aplikasi MyPertamina.
Jangan lupa mengikuti Instagram @brightgas untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru seputar rangkaian kompetisi, inspirasi memasak, hingga keseruan BGCC 2026 di berbagai kota.