Citra Anidya Curhat soal Trauma dan Ancaman Kekerasan

Pacar Chef Juna, Citra Anidya mendadak curhat soal trauma dan ancaman kekerasan yang ia alami. Ia mencurahkan isi hatinya lewat Instagram.

oleh Wulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 12 Agustus 2026, 18:10 WIB
Citra Anidya pakai baju hitam © instagram.com/ncit90

Liputan6.com, Jakarta - Citra Anidya, DJ yang dikenal publik sebagai kekasih Chef Juna, mendadak jadi sorotan usai membagikan curahan hati soal trauma dan ancaman kekerasan lewat akun Instagram pribadinya, @ncit90. Dalam beberapa unggahan yang diposting pada 11 dan 12 Agustus 2026, Citra tidak menyebut nama maupun waktu kejadian secara spesifik, namun ceritanya langsung viral dan mengundang banyak simpati dari warganet.

Dalam unggahan pertama, Citra mengaku pernah mengalami trauma berat di masa lalu. "Aku pernah mengalami trauma karena pernah dipukul habis2an oleh laki2 yang bahkan nggak aku kenal," tulisnya. Ia menuturkan sempat dibawa ke kantor polisi, di mana ayahnya datang dengan raut sedih melihat kondisinya babak belur. Soal terduga pelaku, Citra menulis, "Yang 'katanya' tersangka sedang punya masalah dengan keluarganya."

 


Curhatan Citra Anidya

Citra Anidya curhat di IG © instagram.com/ncit90

Trauma itu, kata Citra, kembali muncul belakangan ini setelah ia mendapat ancaman pemukulan dari seseorang. Ironisnya, ia menyebut ancaman tersebut datang dari sosok yang pernah berjanji akan melindunginya. Pengalaman itu membuatnya kerap merasa defensif, terutama terhadap laki-laki. "Bukan karena aku ingin selalu curiga, tapi karena ada bagian dari diriku yang masih belajar merasa aman," tulis Citra.

Meski begitu, Citra mengaku tengah berproses untuk berdamai dengan semua yang telah terjadi. Ia menegaskan bukan berarti melupakan atau membenarkan kejadian tersebut, melainkan berusaha melepaskan rasa takut agar tidak terus mengendalikan caranya menjalani hidup. "Some wounds don't need to be forgotten. They just need to stop controlling the way we live," tulisnya, seraya menambahkan bahwa ia ingin "kembali merasa aman, bahkan tanpa harus selalu berada dalam mode bertahan."

 


Posting Beberapa Curhatan

Citra Anidya curhat di IG © instagram.com/ncit90

Pada unggahan kedua yang diposting sehari setelahnya, Citra menjelaskan alasan di balik keputusannya merekam sejumlah kejadian. "Aku tidak merekam untuk memperbesar masalah, apalagi untuk menjatuhkan siapa pun," tulisnya. Ia mengaku memilih merekam karena sudah menduga kejadian serupa bisa terulang. "It was never about revenge. It was about protecting myself," tegasnya, seraya menyebut rekaman itu sebagai bukti bahwa "kejadiannya nyata."

Citra juga mengaku belakangan lebih memilih diam, namun menegaskan diamnya bukan berarti rasa takut itu hilang. Bagian yang menurutnya paling berat adalah melihat sosok yang dimaksud tampak baik-baik saja di depan publik. "Seolah nggak pernah terjadi sesuatu," tulis Citra, sementara ia mengaku masih menyimpan sendiri rasa takut dan trauma itu selama ini. "Some things don't simply disappear just because the moment has passed," lanjutnya.

Curhatan Citra ditutup dengan unggahan ketiga berupa satu kalimat singkat namun menohok: "Pada akhirnya, kesetiaan terlihat jelas ketika tidak ada lagi yang bisa diberikan." Kalimat ini turut menjadi sorotan warganet yang ramai-ramai memberi dukungan di kolom komentar, meski Citra hingga kini belum mengonfirmasi identitas pihak yang ia maksud dalam seluruh unggahannya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya