Makam Sutrimo Dibongkar Hari Ini, Ini yang Dicari Penyidik

ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas untuk mengungkap penyebab kematiannya melalui tiga tahap pemeriksaan forensik.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Tim Puslabfor Mabes Polri kembali mendatangi klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka datang untuk melanjutkan olah TKP kasus kematian pria bernama Sutrimo. (Liputan6/Rifqy Alief)

Liputan6.com, Jakarta - Misteri kematian Sutrimo memasuki babak baru. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dijadwalkan membongkar makam Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hari ini, Rabu (12/8/2026).

Ekshumasi dilakukan untuk mencari tahu penyebab kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ekshumasi dilakukan dengan dukungan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas.

"Sesuai jadwal Rabu 12 Agustus 2026 jam 10 pagi," ujar Budi kepada wartawan, Rabu.

Dalam proses tersebut, pemeriksaan terhadap jenazah akan dipimpin Ketua Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) BJP Dr Hastry dan Prof Dr Yudi.

Budi menjelaskan ekshumasi tidak berhenti pada proses pengangkatan jenazah dari makam. Tim forensik akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mencari petunjuk terkait penyebab kematian Sutrimo.

 

Tiga Tahapan dalam Ekshumasi Sutrimo

Sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7/2026) (Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya)

Setidaknya terdapat tiga tahapan yang akan dilakukan. Tahap pertama adalah ekshumasi atau pengangkatan jenazah dari makam. Setelah itu, tim melakukan pemeriksaan luar terhadap kondisi jenazah.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dalam untuk mendapatkan temuan forensik yang dibutuhkan penyidik.

Dengan rangkaian pemeriksaan tersebut, penyidik berharap dapat memperoleh informasi yang membantu mengungkap penyebab kematian Sutrimo.

“Giat ini didukung dan kerja sama dengan Polda Jateng dan Polresta Banyumas,” ujar Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya