Top 3: Proyek Pelni Ini Jadi Ajang Pembuktian Galangan Kapal Nasional

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Rabu, (12/8/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 12 Agustus 2026, 06:30 WIB
Galangan kapal yang dikelola oleh PT PAL Indonesia. (Dok PT PAL)

Liputan6.com, Jakarta - Rencana PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) membangun tiga kapal penumpang baru senilai Rp 4,5 triliun dinilai harus menjadi momentum untuk menguji sekaligus membuktikan kemampuan galangan kapal nasional.

Ketua Umum Institut Galangan Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Anita Puji Utami, mengatakan proyek tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat armada nasional dan industri galangan kapal dalam negeri.

“Proyek tiga kapal baru Pelni harus menjadi momentum untuk menguji sekaligus membuktikan kemampuan galangan kapal nasional,” ujar Anita dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Anita, keterlibatan perusahaan Italia dalam penyusunan desain kapal tidak mengharuskan pembangunan dilakukan di luar negeri. Desain dan pembangunan kapal merupakan dua proses yang dapat dilakukan oleh entitas berbeda, sepanjang galangan memenuhi spesifikasi teknis, standar keselamatan, dan klasifikasi internasional.

Iperindo juga mendorong Danantara memastikan proyek tersebut memberikan dampak langsung bagi industri maritim nasional. Sejumlah galangan dalam negeri dinilai telah memiliki kapasitas dan fasilitas untuk mengerjakan proyek kapal modern.

“Jika proyek strategis seperti ini dipercayakan kepada galangan nasional, manfaatnya tidak hanya menghasilkan tiga kapal baru, tetapi juga memperkuat daya saing industri maritim, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, dan menggerakkan ekonomi nasional,” kata Anita.

Artikel Proyek Kapal Pelni Rp 4,5 Triliun Jadi Ajang Pembuktian Galangan Kapal Nasional menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Rabu, (12/8/2026):

1. Proyek Kapal Pelni Rp 4,5 Triliun Jadi Ajang Pembuktian Galangan Kapal Nasional

Galangan kapal yang dikelola oleh PT PAL Indonesia. (Dok PT PAL)

Rencana PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) membangun tiga kapal penumpang baru senilai Rp 4,5 triliun dinilai harus menjadi momentum untuk menguji sekaligus membuktikan kemampuan galangan kapal nasional.

Ketua Umum Institut Galangan Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Anita Puji Utami, mengatakan proyek tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat armada nasional dan industri galangan kapal dalam negeri.

“Proyek tiga kapal baru Pelni harus menjadi momentum untuk menguji sekaligus membuktikan kemampuan galangan kapal nasional,” ujar Anita dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut Anita, keterlibatan perusahaan Italia dalam penyusunan desain kapal tidak mengharuskan pembangunan dilakukan di luar negeri. Desain dan pembangunan kapal merupakan dua proses yang dapat dilakukan oleh entitas berbeda, sepanjang galangan memenuhi spesifikasi teknis, standar keselamatan, dan klasifikasi internasional.

Iperindo juga mendorong Danantara memastikan proyek tersebut memberikan dampak langsung bagi industri maritim nasional. Sejumlah galangan dalam negeri dinilai telah memiliki kapasitas dan fasilitas untuk mengerjakan proyek kapal modern.

“Jika proyek strategis seperti ini dipercayakan kepada galangan nasional, manfaatnya tidak hanya menghasilkan tiga kapal baru, tetapi juga memperkuat daya saing industri maritim, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, dan menggerakkan ekonomi nasional,” kata Anita.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Harga Emas Pegadaian Hari Ini 11 Agustus 2026: Antam, UBS, dan Galeri24

Pekerja merapikan emas di galeri 24 Pegadaian, Tangerang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas Pegadaian pada perdagangan Selasa (11/8/2026) kompak mengalami kenaikan untuk seluruh produk logam mulia utama, yakni Galeri24, Antam, dan UBS. Kenaikan ini terjadi dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya dan menunjukkan sentimen positif pada pasar logam mulia domestik.

Berdasarkan data resmi Pegadaian yang dipantau pukul 10.20 WIB, harga emas Galeri24 naik menjadi Rp 2.696.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.669.000 per gram.

Sementara itu, emas Antam meningkat menjadi Rp 2.819.000 per gram dari Rp 2.798.000 per gram, sedangkan emas UBS naik menjadi Rp 2.756.000 per gram dari Rp 2.729.000 per gram.

Pegadaian mengingatkan bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga logam mulia global dan dinamika pasar domestik.

Produk Galeri24 dijual mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Adapun emas UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam di Pegadaian ditawarkan hingga ukuran 100 gram.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Lowongan Kerja Philip Morris International Dibuka, Lulusan S1 Dicari

Ilustrasi Lowongan Kerja. (Foto: Markus Winkler/Unsplash)

Philip Morris International, perusahaan barang konsumsi internasional terkemuka, membuka lowongan kerja menarik untuk lulusan S1. Pengalaman dibutuhkan sesuai dengan posisi yang dilamar. Penempatan kerja beragam, mulai dari Jakarta hingga Surabaya.

Sejarah Philip Morris International sudah dimulai sejak abad ke-19, tetapi kini, sebagai perusahaan barang konsumsi internasional yang menghadirkan produk-produk inovatif, perusahaan ini bergerak cepat menuju masa depan yang bebas asap rokok.

Pada 2030, ambisi mereka adalah meningkatkan angka tersebut menjadi lebih dari dua pertiga, dengan tujuan akhir menghentikan penggunaan rokok sepenuhnya, dikutip dari situs resmi Philip Morris International, Selasa (11/8/2026). 

Strategi tenaga kerja mereka berfokus pada pengembangan sumber daya manusia secara proaktif untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berkembang, menarik dan membina talenta yang baru memulai karier, serta memberdayakan karyawan agar dapat mengembangkan karier dengan tujuan yang jelas dalam lingkungan yang inklusif.

Berita selengkapnya baca di sini

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya