Liputan6.com, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkap kondisi kesehatannya saat menjalani sidang perdana terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan untuk penyelenggaraan Ibadah Haji Indonesia tahun 2023-2024. Ia mengaku dalam keadaan sehat tapi masih ada luka selepas operasi.
Yaqut membeberkan kondisi kesehatannya saat ditanya oleh Hakim Ketua Ni Kadek Susantiani sebelum memulai sidang. Ia sebelumnya sempat menjalani tindakan bedah utama untuk menutup saluran abnormal antara saluran anus dan kulit luar yang umumnya bermula dari infeksi atau abses.
Advertisement
"Terdakwa sehat hari ini?," tanya Hakim Ketua Ni Kadek Susantiani kepada Yaqut.
"Alhamdulillah, secara fisik sehat, Yang Mulia, tapi masih luka karena habis operasi fistula ani," kata Yaqut menjawab pertanyaan hakim.
Hakim lantas menanyakan kesediaan dan kesanggupan Menteri Agama periode 2020-2024 itu dalam menjalani sidang perdana. Yaqut pun menyatakan kesiapannya.
"Ya, baik. Bisa mengikuti persidangan pada pagi hari ini?" tanya hakim lagi.
"Insya Allah bisa," jawab Yaqut dengan singkat.
Dalam kesempatan itu, hakim juga sempat memohon kepada khalayak umum yang menghadiri sidang perdana terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan agar tetap kondusif.
"Untuk umum agar dihadirkan terdakwa di depan persidangan. Terima kasih. Kepada petugas, mohon dipersilakan terdakwa untuk menduduki tempat yang telah disiapkan," kata Hakim Ni Kadek Susantiani.
"Mohon tenang selama persidangan ini kami langsungkan. Tidak ada teriakan-teriakan dan lain sebagainya," sambungnya.