Sekuriti Tikam Pegawai KPU Gara-Gara Kopi Diduga Diludahi

Penikaman tersebut terjadi di Kantor KPU Wajo pada Rabu (5/8/2026).

oleh FauzanDiterbitkan 10 Agustus 2026, 11:14 WIB
Ilustrasi senjata tradisional, pisau. (Foto oleh ArtHouse Studio dari Pexels)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang sekuriti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan berinisial BA (43), ditangkap polisi setelah menikam pegawai KPU berinisial AW (47) menggunakan badik. Penikaman tersebut terjadi di Kantor KPU Wajo pada Rabu (5/8/2026) karena diduga pelaku meminum kopi yang sengaja diludahi oleh korban.

Peristiwa itu bermula ketika BA mendatangi AW untuk meminta penjelasan mengenai kopi yang diminumnya. BA menduga kopi tersebut telah diludahi oleh AW sebelum diminum.

Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, pelaku mendatangi korban untuk menanyakan persoalan kopi tersebut.

"Awalnya pelaku mendatangi korban untuk meminta penjelasan, sehubungan dengan kopi yang diminum oleh pelaku telah diludahi oleh korban," kata Douglas, Senin (10/8/2026).

Namun, AW disebut tidak memahami maksud pertanyaan yang disampaikan BA. Korban tidak mengetahui persoalan yang dimaksud pelaku sehingga situasi kemudian memanas.

"Korban tidak pahami maksud pertanyaan pelaku, tapi dia keluarkan badik dan menikam korban," ujar Douglas.

Korban Alami Luka Tusuk

Akibat serangan itu, AW mengalami sejumlah luka. Polisi menyebut korban mengalami luka tusukan dan goresan setelah terkena serangan badik.

Setelah kejadian, korban melaporkan penikaman tersebut kepada polisi. Laporan itu kemudian langsung ditindaklanjuti petugas dengan mencari dan mengamankan pelaku.

"Setelah kejadian itu, korban melapor dan langsung ditindak lanjuti kemudian mengamankan pelaku," kata Douglas.

Polisi selanjutnya mengamankan BA untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian yang berawal dari persoalan kopi tersebut hingga berujung pada penikaman.

Douglas memastikan BA saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga akan mendalami keterangan korban, pelaku, serta pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut untuk mengungkap perkara secara utuh.

"Kami sudah mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan demi mengungkap kronologi secara utuh," pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya