Liputan6.com, Jakarta - Kepanikan mewarnai suasana pelayanan di Kantor Samsat Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (7/8/2026). Saat puluhan warga mengantre mengurus administrasi dan membayar pajak kendaraan bermotor, instalasi listrik (thermis) di ruang tunggu mendadak terbakar hingga memicu kepulan asap dan percikan api.
Warga yang berada di dalam gedung berhamburan keluar karena khawatir api membesar dan memicu ledakan. Beruntung, aksi cepat seorang anggota Polisi Lalu Lintas yang bertugas di Samsat berhasil mencegah kebakaran meluas.
Advertisement
Baur STNK Samsat Kalianda, Briptu Deni Imada mengatakan dirinya langsung bertindak begitu mendengar teriakan pegawai dan warga yang melihat kobaran api berasal dari kotak instalasi listrik di ruang tunggu pelayanan.
"Pegawai dan anak-anak PKL berteriak ada api. Warga juga melihat api keluar dari kotak instalasi listrik. Saat masyarakat panik keluar, saya langsung memutus aliran listrik utama terlebih dahulu sebelum melakukan pemadaman," ujar Deni kepada Liputan6.com.
Setelah memastikan arus listrik terputus, Deni bersama petugas keamanan Samsat menggunakan alat pemadam api berbahan serbuk (dry chemical powder) untuk memadamkan kobaran api.
Menurutnya, langkah memutus aliran listrik lebih dulu dilakukan agar proses pemadaman tidak membahayakan petugas maupun masyarakat.
"Alhamdulillah apinya berhasil dipadamkan dan tidak sampai menyebar ke bagian lain gedung. Memang ruang pelayanan jadi kotor karena serbuk pemadam, tapi yang terpenting api bisa dikendalikan," tuturnya.
Deni mengungkapkan, saat dirinya tiba di lokasi, api tidak lagi sekadar berupa percikan listrik. Kobaran api telah membakar sedikitnya tujuh thermis pada instalasi listrik di ruang tunggu utama.
Proses pemadaman berlangsung sekitar lima hingga tujuh menit. Berkat penanganan cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke fasilitas lain maupun berkas pelayanan.
"Tidak ada korban luka. Yang terbakar hanya bagian thermis di kotak instalasi listrik. Kami khawatir kalau terlambat bisa meledak atau menjalar ke bagian lain," ujarnya.
Usai kejadian, petugas Samsat berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan kondisi instalasi listrik benar-benar aman sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan seluruh pelayanan Samsat Kalianda dihentikan sementara karena sistem pelayanan tidak dapat dioperasikan.
Sementara itu, Kepala UPT Samsat Kalianda, Cinthia Pandanwangi, mengatakan dirinya mengetahui insiden tersebut saat sedang menjalankan tugas di luar kantor.
"Saya sedang ada pendampingan di luar dan dikabari oleh pegawai. Alhamdulillah petugas yang berada di kantor bergerak cepat mengatasi api pada instalasi," ujar Cinthia.