Liputan6.com, Jakarta - Amartha Financial Group kembali menggelar ajang lari tahunan Amartha 10X Run pada Minggu, 6 September 2026. Mengambil titik start dan finish di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, ajang ini menargetkan 5.000 peserta dari berbagai kalangan.
Tahun ini, Amartha 10X Run mengusung tema #WeGoBeyond yang mengajak masyarakat tidak sekadar mengejar garis finish, tapi juga berani melampaui batas kemampuan diri dan terus berkembang secara bertahap.
Advertisement
Ajang ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berlari yang aman dan nyaman, sekaligus membawa misi sosial. Melalui kegiatan tersebut, Amartha turut mengangkat semangat pemberdayaan UMKM perempuan di Indonesia yang terus berjuang untuk mengembangkan usahanya.
"Siapa pun, dari yang pemula sampai profesional, semua bisa. Start anything. Itu sama seperti ibu-ibu UMKM, semua pasti memulai sesuatu dari zero to one dan bagaimana bisa selalu berkembang. That’s why #WeGoBeyond," kata SVP Growth & Marketing Amartha Financial, Sheldon Chuan, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.
Amartha 10X Run berawal dari budaya olahraga yang tumbuh di lingkungan internal perusahaan. Seiring waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi ajang lari yang terbuka bagi masyarakat luas.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Amartha berharap olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun gaya hidup sehat, sekaligus menyuarakan semangat pantang menyerah yang dimiliki para pelaku UMKM perempuan binaannya.
Berbagai persiapan juga dilakukan untuk memastikan peserta dapat menikmati pengalaman berlari dengan aman dan nyaman hingga menyelesaikan perlombaan.
We Go Beyond Jadi Penyemangat
Mengusung tema #WeGoBeyond, Amartha 10X Run 2026 ingin menghadirkan makna yang lebih dalam dibandingkan sekadar menyelesaikan perlombaan. Tema tersebut menggambarkan perjalanan setiap pelari yang terus berkembang, baik bagi mereka yang baru memulai kebiasaan berlari maupun yang ingin melampaui pencapaian sebelumnya.
Semangat yang sama juga tercermin pada perjalanan para pelaku UMKM perempuan binaan Amartha yang memulai usaha dari langkah kecil hingga terus bertumbuh
"Pengalaman kami melayani lebih dari 4 juta UMKM perempuan di lebih dari 50 ribu desa di Indonesia yang terus mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan membuka peluang bagi komunitas di sekitarnya," ucap Sheldon.
"Melalui Amartha 10X Run, kami ingin mengajak lebih banyak orang merasakan semangat yang sama, yaitu berani memulai, menikmati setiap proses, dan terus melangkah melampaui pencapaian sebelumnya," imbuhnya.
Pengalaman Race yang Berbeda
Selain menghadirkan ajang lari, Amartha 10X Run 2026 juga dirancang untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi para peserta sejak tiba di lokasi hingga menyelesaikan perlombaan. Tahun ini, Amartha menghadirkan Race Village dengan nuansa pedesaan yang merepresentasikan akar pemberdayaan UMKM perempuan binaannya.
Di area tersebut, peserta dapat mengunjungi berbagai booth UMKM, menikmati beragam aktivitas interaktif, serta mengenal lebih dekat perjalanan para pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem Amartha.
Selama perlombaan berlangsung, penyelenggara juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung. Nah, di kilometer 10. Di sini ada fruit, karena memang berlari di atas 10 kilometer itu kadang kita membutuhkan tambahan asupan. Bukan cuma air saja. Maka dari situ kita ada fruit dan gel. Gel itu dia buat penambahan energi," jelas Sheldon.
Tidak hanya itu, seluruh peserta akan memperoleh medali dan merchandise sebagai kenang-kenangan, sementara pelari yang berhasil menyelesaikan race juga berkesempatan mendapatkan hadiah eksklusif.
Keselamatan Jadi Prioritas
Keselamatan peserta menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelenggaraan ajang lari ini. Untuk memastikan perlombaan berlangsung aman, penyelenggara menerapkan sistem Race Condition yang mengacu pada Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) atau indeks suhu bola basah.
Sistem tersebut digunakan untuk membaca kondisi cuaca dan lintasan melalui empat kategori, yakni hijau, kuning, merah, dan hitam. Informasi ini membantu pelari menyesuaikan strategi dan intensitas berlari dengan kondisi yang dihadapi.
Amartha juga mensterilkan area race untuk memisahkan jalur perlombaan dari aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Gelora Bung Karno. Sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan, termasuk water station di sepanjang rute untuk menjaga kebutuhan hidrasi peserta.
Race Director Indonesia Muda Road Runner (IMRR), Satrio Gunadi, berharap sistem tersebut membantu peserta memahami kondisi cuaca. "Jadi (pelari) dapat menyesuaikan strategi berlari dan tetap finish strong," sebutnya.