Pengelolaan Sampah dari Sumber Diperkuat di Kepulauan Seribu

Pengelolaan Sampah dari Sumber didorong di Kepulauan Seribu melalui pemilahan dan pengolahan sampah sejak awal untuk menjaga kebersihan pulau.

oleh Nurul HudaDiterbitkan 07 Agustus 2026, 16:40 WIB
Petugas dan pengelola resor memilah sampah organik dan anorganik di kawasan Kepulauan Seribu.

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kabupaten Kepulauan Seribu dengan mengajak pengelola resor dan pulau privat mulai mengelola sampah dari sumbernya guna meminimalkan volume sampah.

“Pengelolaan sampah harus dilakukan dimulai dari sumbernya agar jumlah sampah yang dibawa keluar pulau dapat ditekan,” ucap Kepala Sudin LH Kabupaten Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Ia berharap pengelola resor memilah sampah sesuai jenisnya. Sampah organik seperti sisa makanan diolah menjadi kompos, sedangkan ranting dan daun dicacah agar bermanfaat bagi lingkungan.

“Adapun sampah campuran dan residu dipres, sehingga pengangkutan menjadi lebih efisien,” ucapnya, melansir Antara, Jumat, (07/08/2026).

Pemilahan Sampah Jaga Kebersihan Pulau Wisata

Upaya sederhana ini berdampak signifikan bagi kelestarian pulau. Pengelolaan sampah dari sumber tak hanya menekan volume limbah, tetapi juga memelihara kebersihan destinasi wisata serta mengefisiensikan operasional kapal sampah Kepulauan Seribu. 

Menurut Achmad, pemilahan sampah dari sumbernya mampu menekan volume limbah yang harus diangkut. 

“Sehingga proses pengangkutan menjadi lebih efisien sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pulau yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sinergi Pengelola Resor Dukung Kelestarian Lingkungan

Imbauan tersebut telah disampaikan kepada pengelola Pulau Karang Beras, Pulau Air, Pulau Gusung Sekati, Pulau Semak Daun, dan Pulau Gosong Pandan.

Kebijakan ini sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber serta Surat Edaran Kepala Dinas LH DKI Jakarta Nomor e-0011/SE/2026.

Sinergi pemerintah dan pengelola kawasan diharapkan membangun budaya pemilahan sampah harian demi menjaga keindahan alam Kepulauan Seribu bagi generasi mendatang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya