Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Jumat, (7/8/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,12% disertai dengan aksi jual asing Rp 217 miliar pada perdagangan saham Kamis, 6 Agustus 2026.
Advertisement
“IHSG berpotensi bergerak kembali menguat hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.300-6.320 dan level resistance 6.380-6.420.
Sementara itu, dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia untuk mewaspadai profit taking di area resistance. Akumulasi kembali hanya jika IHSG mampu bertahan di atas 6.320.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: BMRI, BUMI, AMMN, BIPI, VKTR, dan BRPT
- BMRI Spec Buy dengan area beli di 4.180-4.200, cutloss di bawah 4.170. Target dekat di 4.220-4.260.
- BUMI Spec Buy dengan area beli di 176-179, cutloss di bawah 172. Target dekat di 182-188.
- AMMN Spec Buy dengan area beli di 4.300-4.320, cutloss di bawah 42.80. Target dekat di 4.390-4.460.
- BIPI Spec Buy dengan area beli di 153-154, cutloss di bawah 150. Target dekat di 156-163.
- VKTR Spec Buy dengan area beli di 845-860, cutloss di bawah 830. Target dekat di 880-905.
- BRPT Spec Buy dengan area beli di 1.855-1.875, cutloss di bawah 1.850. Target dekat di 1.890-1.910.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada Kamis 6 Agustus 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah tipis pada perdagangan saham Kamis, (6/8/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) meninggalkan 18.000.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,12% menjadi 6.343,71. Indeks saham LQ45 merosot 0,49% menjadi 630,85. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.388,20 dan level terendah 6.324,06. Sebanyak 337 saham melemah sehingga bebani IHSG. 265 saham menguat dan 192 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.676.466 kali dengan volume perdagangan saham 54,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.909.
Dari 11 sektor saham memerah, empat sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,43%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham industri bertambah 0,86%, sektor saham transportasi mendaki 0,59% dan sektor saham consumer siklika menguat 0,12%. Di sisi lain sektor saham basic melemah 0,22%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,28%, sektor saham kesehatan merosot 0,48%. Lalu sektor saham keuangan susut 0,24%, sektor saham properti merosot 0,70%, sektor saham teknologi turun 0,40%, sektor saham infrastruktur terpangkas 0,08%.