Beroperasi 17 Agustus, Bandara Bhogapuram India Prioritaskan Rute ke Indonesia

Diresmikan PM Narendra Modi dengan investasi US$ 591 juta, Bandara Bhogapuram membidik Indonesia dalam jaringan penerbangan internasional.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 06 Agustus 2026, 19:30 WIB
Ilustrasi bandara, airport, penerbangan, pesawat terbang. (Image by 4045 on Freepik)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menjadi salah satu negara yang diprioritaskan dalam pengembangan konektivitas internasional Bandara Bhogapuram di Visakhapatnam, Andhra Pradesh, India. Operator bandara, GMR Group, menilai rute penerbangan langsung akan memperkuat hubungan kedua negara sekaligus mendorong sektor perdagangan dan pariwisata.

Chairman Energy & International Airports GMR, Srinivas Bommidala, menyampaikan bahwa Visakhapatnam—sebagai pusat teknologi dan ekonomi di pesisir timur India—membutuhkan konektivitas udara yang lebih kuat dengan negara-negara mitra strategis, termasuk Indonesia.

“Indonesia adalah salah satu negara penting bagi kami. Jika konektivitas langsung tersedia, saya yakin hubungan antara kedua negara akan semakin erat,” ujar Bommidala, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, pengembangan Bandara Bhogapuram merupakan bagian dari langkah strategis GMR dalam memperkuat jaringan penerbangan regional.

“Diperlukan platform penerbangan internasional terpadu untuk mendorong pariwisata, memfasilitasi perdagangan, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi operasional yang mencakup India, Indonesia, Filipina, hingga Yunani sangat diperlukan,” jelasnya.

 

Diresmikan PM Narendra Modi, Siap Beroperasi 17 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi saat menghadiri acara Indian Community Reception yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (7/7/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bandara Bhogapuram diresmikan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dalam sambutannya, Modi menyampaikan bahwa kehadiran bandara baru ini akan memperkuat posisi Visakhapatnam sebagai pusat teknologi informasi dan ekonomi baru di India.

“Jalan menuju kemakmuran adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan pembukaan lapangan kerja,” kata Modi.

Bandara yang dibangun dengan nilai investasi mencapai lebih dari 56,4 miliar rupee (sekitar US$ 591 juta) ini memiliki kapasitas awal sebesar enam juta penumpang per tahun dan dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada 17 Agustus 2026.

Ke depannya, GMR menargetkan Bandara Bhogapuram berkembang menjadi salah satu hub penerbangan kelas dunia yang mampu bersaing dengan bandara-bandara besar di Asia, termasuk Bandara Changi di Singapura.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya