Harga Perak Antam Hari Ini 5 Agustus 2026 Melambung Rp 500

Berikut harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) saat harga perak dunia melambung pada Rabu, (5/8/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 05 Agustus 2026, 12:54 WIB
Ilustrasi harga perak (Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Rabu, (5/8/2026). Kenaikan harga perak Antam hari ini terjadi di tengah harga emas Antam yang melemah, tapi harga perak dunia melesat.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam hari ini naik Rp 500 menjadi Rp 40.050.  Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 39.550.

Lalu bagaimana harga perak dunia? Mengutip laman tradingeconomics.com, harga perak dunia melonjak 3,23% menjadi US$ 61,44.

Harga perak menguat melampaui US$ 60 per ons pada Rabu pekan ini, dan mencatatkan kenaikan selama tiga sesi berturut-turut seiring investor mencermati laporan mengenai kesepakatan yang akan segera tercapai untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Langkah ini berpotensi meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) dalam waktu dekat.

Pada Selasa, Qatar menyatakan, sebuah proposal sementara telah disiapkan, sementara Washington dan Teheran sama-sama mengisyaratkan adanya kemajuan dalam negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz, yang memicu penurunan tajam harga minyak. Pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi sekitar 57%, turun dari 67% sehari sebelumnya.

Meski demikian, Presiden The Fed wilayah New York, John Williams, menyatakan inflasi terus bergerak turun secara bertahap. Akan tetapi, ia menegaskan kembali kesiapan bank sentral untuk menaikkan suku bunga jika tekanan harga terus berlanjut.

Saat ini, para investor tengah menantikan serangkaian data pasar tenaga kerja AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed, dengan laporan data penggajian sektor swasta (private payrolls) versi ADP untuk Juli dijadwalkan rilis hari ini.

Harga Emas Dunia

Seorang karyawan memegang beberapa perhiasan emas di sebuah toko perhiasan di Banda Aceh. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Sebelumnya, harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin (4/8/2026) di tengah ketidakpastian terkait perang di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi. Pelaku pasar juga menantikan serangkaian data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) pekan ini untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

Mengutip CNBC, Selasa (4/8/2026), harga emas spot turun 0,3% menjadi US$ 4.029,84 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus terkoreksi 0,5% ke US$ 4.029,00 per ounce.

Analis Marex, Edward Meir, mengatakan harga emas masih bergerak dalam kisaran yang relatif sempit selama lebih dari satu bulan terakhir.

"Harga emas telah bergerak dalam kisaran yang sempit selama lebih dari satu bulan, yakni sekitar US$ 4.000 hingga US$ 4.200 per ounce. Faktor yang menopang harga emas saat ini adalah ekspektasi pasar terhadap kemungkinan inflasi kembali meningkat, terutama pada Juli ketika data terbaru diperkirakan akan membalikkan sebagian besar penurunan inflasi yang terjadi pada Juni," kata analis Marex, Edward Meir.

Menurut Meir, ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan inflasi menjadi salah satu faktor yang menopang harga emas, terutama jika data ekonomi terbaru menunjukkan inflasi kembali meningkat setelah sempat melandai pada Juni.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada sikap para pejabat Federal Reserve setelah rapat kebijakan moneter pekan lalu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya