Liputan6.com, Sleman - Media sosial diramaikan soal kabar meninggalnya Yurizal, seorang pasien BPJS di sebuah rumah sakit di Sleman. Yang membuat miris, Yurizal pernah mengeluhkan pengalaman pahitnya tak kunjung mendapat ruangan di rumah sakit sebelum akhirnya dikabarkan meninggal dunia.
Pengalaman pahit menunggu 8 jam di rumah sakit sebagai pasien BPJS diutarakan almarhum Yurizal di media social. Bukan mendapat simpati, unggahan itu malah diserbu komentar bernada sinis, yang belakangan malah diketahui berasal dari para nakes di rumah sakit.
Advertisement
"Delapan jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs," tulis Yurizal dalam unggahannya kala itu.
"PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven’t kah? haven’t some brain cells," timpal akun @erudarahaadini, yang diduga nakes, menyebut Yurizal sebagai orang yang sel otaknya tak lengkap karena mengeluh di media sosial.
"Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak BPJS yang make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini," tulis akun @bennychrstn.
Setelah ditelusuri warganet, pemilik akun @bennychrstn diduga merupakan alumni Fakultas Kedokteran UI.
Sementara akun @1amdika menuliskan komentar yang menyebut pasien akan lebih cepat mendapatkan penanganan apabila mengalami serangan jantung sehingga langsung ditangani di instalasi gawat darurat (IGD).
Komentar lain yang juga menuai kritik berasal dari akun @nandafadyla_ yang menuliskan kalimat singkat, "Bacot nih pasien."
Usai komentar-komentar nirempati itu viral, Yurizal dikabarkan meninggal dunia. Kabar meninggalnya Yurizal sontak membuat teman-temannya geram.
"Sedih baca ulang postingannya, lebih sedih lagi baca banyak komentar yang menghakimi. Mungkin saat itu dia cuma sedang lelah dan ingin meluapkan apa yang dirasakan," tulis teman Yurizal, Fadhilah Ayu Sukma Putri, pemilik akun @dhilaskukk di Threads.
Kabar lelayu soal meninggalnya Yurizal sendiri diumumkan sepupunya, Hilda Aprianti, dalam sebuah unggahan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 lalu. Hilda menyebutkan, Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli.
"Selamat jalan ya, Wi. Semoga husnul khotimah. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah," tulis Hilda.
Pihak keluarga juga menyayangkan munculnya komentar nirempati yang diduga dari para nakes, hanya karena Yurizal pasien BPJS.