Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan, proses pengkaderan dalam internal partai menjadi hal utama yang harus diperhatikan.
Menurutnya, proses pengkaderan adalah ruh yang membentuk kualitas anggota partai berlambang pohon beringin itu.
Advertisement
"Kita partai harus melakukan koreksi internal. Dan salah satu yang harus kita lakukan menurut saya adalah proses pengkaderan. Rohnya di sini. Rohnya di sini," kata Bahlil dalam sambutannya saat pembukaan acara Training of Trainers Akademi Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026).
Dia menuturkan, proses ini menjadi bagian dalam memahami secara keseluruhan nilai-nilai dasar dalam perjuangan Partai Golkar.
Menurutnya, pragmatisme politik memang diperlukan, tetapi harus diimbangi dengan nilai-nilai tersebut. Jika tidak, hal itu berpotensi menimbulkan distorsi terhadap tujuan partai.
Di sisi lain, Bahlil menilai Partai Golkar juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, persaingan politik saat ini bukan lagi soal siapa yang paling pintar atau paling kuat, melainkan siapa yang mampu bergerak dan beradaptasi lebih cepat.
"Kalau Golkar tidak mampu melakukan adaptasi, ini kita akan ketinggalan. Ini bukan persoalan pintar mengalahkan yang bodoh atau kuat mengalahkan yang lemah. Ini persoalannya adalah yang cepat mengalahkan yang lambat," kata dia.
Jadi Wadah Golkar
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyebut, acara Training of Trainers Akademi Partai Golkar adalah wadah untuk menciptakan para pelatih yang kompeten, yang akan ditugaskan ke tingkat daerah maupun pusat.
Ada sejumlah kompetensi yang menjadi target kapasitas para peserta dalam acara ini. Mulai dari teknokratis, elektoral, geopolitik, manajerial, dan kompetensi-kompetensi lainnya.
Dia juga menegaskan, kompetensi tersebut diharapkan dapat memperkuat Partai Golkar sebagai wadah kaderisasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
Sebagai informasi, acara ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 8 Agustus 2026. Para peserta merupakan perwakilan dari anggota DPR RI, unsur DPP, Ormas, dan beberapa kader yang ditunjuk khusus sebagai pelatih.
Di tempat yang sama, Bendahara Akademi Partai Golkar Eric Hermawan menegaskan, penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) bertujuan untuk memberikan bekal kepada selurhh Kader Partai Golkar se-Indonesia.
"Tentunya ini bertujuan dalam meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kemampuan kader Partai Golkar kedepannya," kata dia.