IPB University Raih Gelar Fan Favorite Team Genera-Z Berbakti 2026, Bukti Apresiasi Penonton

IPB University meraih Fan Favorite Team Genera-Z Berbakti 2026 berkat presentasi yang solid dan mendapat apresiasi dari tim lawan serta panelis.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 03 Agustus 2026, 16:00 WIB
Tim finalis IPB University di Genera-Z Berbakti 2026. ©Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - IPB University berhasil meraih gelar Fan Favorite Team dalam ajang Genera-Z Berbakti 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil voting yang berlangsung pada 21 Mei-26 Juli 2026 melalui seluruh kanal resmi BCA, mulai dari YouTube hingga Instagram, dan akun para finalis.

Meski langkah IPB University harus terhenti pada episode ketiga usai berhadapan dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD), penampilan mereka berhasil meninggalkan kesan positif di mata penonton. Dalam battle tersebut, tim yang diwakili Tya, Lubna, dan Miki mampu menunjukkan performa yang solid di setiap sesi kompetisi.

Tya tampil pada sesi Idea Pitch dengan mempresentasikan gagasan beserta prototipe yang telah disiapkan. Lubna kemudian melanjutkan perjuangan tim pada sesi Think Tank dengan menjawab berbagai pertanyaan dari panelis. Sementara itu, Miki tampil percaya diri saat menghadapi perwakilan UNPAD pada sesi Head to Head. Kekompakan dan penguasaan materi yang ditunjukkan ketiganya menjadi salah satu faktor yang mengantarkan IPB University meraih dukungan besar dari publik.

IPB University Dipuji Tim Lawan

Tya, perwakilan IPB University dalam sesi Idea Pitch di Genera-Z Berbakti 2026. ©Liputan6.com

Penampilan IPB University tak hanya mendapat apresiasi dari penonton, tetapi juga dari tim lawan. Universitas Padjadjaran yang berhadapan langsung dengan IPB University dalam episode ketiga mengakui kualitas ide dan presentasi yang ditampilkan.

Yusfi, perwakilan UNPAD, menilai IPB University membawa inovasi yang memiliki kekuatan pada aspek teknologi.

"IPB itu bawa teknologi yang emang benar-benar teknologi," ujar Yusfi.

Senada dengan itu, Dellpati yang juga berasal dari UNPAD ikut memberikan apresiasi terhadap kesiapan tim IPB University dalam menyusun dan mempresentasikan konsep yang mereka bawa.

"IPB itu proper banget untuk bisa nyiapin konsep, menjelaskan konsep, dan lebih detailnya gitu," ujar Dellpati.

Pengakuan dari tim lawan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kualitas presentasi IPB University mendapat perhatian, bahkan dari kompetitor yang bersaing secara langsung di atas panggung.

Panelis Apresiasi Roadmap dan Konsep Program

Lubna, perwakilan IPB University dalam sesi Think Tank di Genera-Z Berbakti 2026. ©Liputan6.com

Selain mendapat apresiasi dari tim lawan, IPB University juga menuai pujian dari jajaran panelis. Salah satunya datang dari Cinta Laura Kiehl yang menilai roadmap program yang disusun IPB University mampu menjelaskan tujuan program dengan baik.

"Kalau bicara dari IPB, buat aku orang awam yang mungkin memang ekspertisnya bukan di bidang ini, aku sangat suka dengan roadmap yang kalian bangun, sehingga aku sebagai orang yang menilai, mengerti apa yang berusaha kalian capai," ungkap Cinta Laura Kiehl.

Sementara itu, Nicholas Saputra mengungkapkan bahwa duel antara IPB University dan Universitas Padjadjaran menjadi salah satu pertandingan yang paling sulit untuk dinilai karena kedua tim sama-sama memiliki keunggulan.

"Baik, sangat sulit kami memilihnya sebenarnya, cuman memang ada satu tim yang memiliki keunggulan dibandingkan yang lainnya. Tim yang akan berangkat ke desa wisata di Gunung Padang, memiliki keunggulan dalam memberikan program yang memiliki visibility yang baik, dan untuk memetakan masalah yang ada," ungkap Nicholas Saputra.

Meski belum berhasil melangkah ke tahap berikutnya, gelar Fan Favorite Team menjadi bukti bahwa ide, kualitas presentasi, serta kolaborasi yang ditunjukkan IPB University berhasil mendapatkan apresiasi dari banyak pihak, mulai dari penonton, tim lawan, hingga panelis.

Sementara itu, kompetisi Genera-Z Berbakti 2026 masih berlanjut dengan empat tim yang berhasil melaju ke babak berikutnya, yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, dan Universitas Indonesia. Masyarakat dapat mengikuti perjalanan mereka melalui YouTube Solusi BCA atau dengan mengunjungi bca.id/genzberbakti. Tayangan Genera-Z Berbakti 2026 juga tersedia di platform Vidio.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya