Deretan Hoaks Sasar Luhut Binsar Pandjaitan, Simak Faktanya

Hoaks kerap menyerang sejumlah pejabat tak terkecuali Luhut Binsar Pandjaitan, apa saja?

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 30 Juli 2026, 17:00 WIB
Hoaks kerap menyerang sejumlah pejabat tak terkecuali Luhut Binsar Pandjaitan.

Liputan6.com, Jakarta - Luhut Binsar Pandjaitan masih sering menjadi sasaran hoaks.  Hoaks ini beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks yang menyasar Luhut Binsar Pandjaitan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Dedi Mulyadi ke Sumatera Hanya untuk Pencitraan

Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan menuding Gubernur Jabar Dedi Mulyadi datang ke Sumatera hanya untuk pencitraan. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 11 Desember 2025.

Dalam postingannya terdapat foto Luhut dengan narasi sebagai berikut:

"Luhut Mengatakan: KDM Itu ke Sumatra Cuma Mau Bikin Konten Pencitraan Dia Kan Gubernur Konten Creator"

Akun itu menambahkan narasi:

"Luhut Mengatakan: KDM Itu Ke Sumatra Cuma Buat Ngonten Pencitraan Diakan Gubernur Konten Kreator. Bagaimana Menurut kalian"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan menuding Gubernur Jabar Dedi Mulyadi datang ke Sumatera hanya untuk pencitraan? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Luhut Ancam Keluar dari Indonesia Jika China Dilarang Kelola Bandara Morowali

Beredar di media sosial postingan artikel Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara Morowali. Postingan itu beredar sejak tengah pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 17 Desember 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Kompas.com dengan judul sebagai berikut:

"Luhut tetap bertahan bela Biarkan China mengelola bandara Morowali. Jika dicegah saya keluar dari negara ini!"

Akun itu menambahkan narasi "Cepat pergi bila perlu ke neraka"

Lalu benarkah postingan artikel Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara Morowali? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Luhut Minta Masyarakat Solo Tak Usir Jokowi Jika Ijazahnya Palsu

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan lagi postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Tempo berjudul "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau."

Akun itu menambahkan narasi:

"Tangkapan layar berita dari media daring Tempo dengan judul utama "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau".

Berita ini kemungkinan besar terkait dengan isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo yang sempat mencuat ke publik dan menuai berbagai tanggapan.

Dalam konteks berita tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menyampaikan harapannya agar masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika isu ijazah palsu tersebut terbukti benar.

Menurut kalian bagaimana guy's"

Lalu benarkah postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya