[VIDEO] Pro-Kontra Salat Jamaah Berhadiah di Bengkulu

Walikota Bengkulu menawarkan hadiah bagi warganya yang rajin salat zuhur berjamaah. Kebijakan ini menimbulkan pro-kontra dari masyarakat.

oleh Liputan6 diperbarui 13 Feb 2014, 15:54 WIB
Untuk mendorong warganya agar semakin rajin beribadah, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan menyiapkan hadiah sebagai ganjaran. Helmi meyakini betul salat membantu seseorang untuk menjauhkan diri dari kegelapan, seperti korupsi dan berbagai tindakan negatif lainnya. Karenanya mereka pun dinilai pantas mendapat ganjaran yang baik pula.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Kamis (13/2/2014), langkah Walikota Bengkulu ini mendapat reaksi pro dan kontra dari warganya.

Ajakan salat zuhur berjamaah ini dilaksanakan setiap hari Rabu saat jam istirahat siang di Masjid Akbar At-Taqwa Kota Bengkulu. Jamaah yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mengambil absennya saat berjamaah. Sementara warga yang bukan PNS akan diminta fotokopi KTPnya.

Berbagai hadiah yang ditawarkan antara lain 100 paket umroh untuk warga yang mengikuti jamaah salat zuhur sebanyak 40 kali berturut-turut. Sementara hadiah berupa naik haji gratis diberikan bagi 52 warga. Sedangkan mobil dinas walikota merupakan hadiah kejutan.

Menurut Kabag Humas Pemkot Bengkulu Salahuddin Yahya, jika nanti ternyata lebih dari 100 warga yang dinyatakan berhak mendapatkan umroh gratis maka akan disiapkan hadiah tambahan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu. (Nfs/Sss)

Baca juga:

Rajin Salat Zuhur, Warga Bengkulu Diganjar Naik Haji Gratis
Salat Berhadiah Haji, Ribuan Warga Bengkulu Penuhi Masjid
[VIDEO] `Lasmini Saur Sepuh` Blusukan ke Pasar Tradisional Solo

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya