Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi Binance tidak lagi tersedia di Google Play Store di sejumlah negara Uni Eropa (UE). Kondisi tersebut terjadi di tengah pertanyaan mengenai kepatuhan bursa kripto itu terhadap kerangka perizinan aset kripto di kawasan tersebut.
Mengutip Cointelegraph, Kamis (30/7/2026), seorang pengguna di Spanyol mengonfirmasi bahwa aplikasi Binance tidak lagi muncul dalam pencarian Google Play. Meski demikian, aplikasi tersebut masih tersedia melalui App Market milik Oppo, toko aplikasi Android yang digunakan pada perangkat Oppo.
Advertisement
Kondisi serupa ditemukan di Latvia. Seorang pengguna mengonfirmasi aplikasi Binance tidak lagi muncul di Google Play.
Namun, perubahan tersebut tampaknya tidak berlaku di seluruh negara Uni Eropa. Pengecekan di Polandia menunjukkan aplikasi Binance masih tersedia melalui Google Play.
Juru bicara Binance mengatakan perusahaan mengetahui adanya pembaruan kebijakan Google Play yang berdampak terhadap ketersediaan pembaruan aplikasi kripto di “pasar tertentu”.
Binance menyatakan sedang bekerja sama dengan Google untuk mencari solusi atas kondisi tersebut.
Namun, perusahaan tidak menyebutkan negara mana saja yang terdampak. Binance juga tidak merinci perubahan kebijakan Google Play yang menyebabkan pembatasan ketersediaan aplikasi tersebut.
Aturan MiCA Jadi Sorotan
Laporan awal mengenai aplikasi Android Binance yang menghilang dari Google Play di Eropa mulai muncul pada pekan lalu.
CEO OKX Europe Erald Ghoos ketika itu menyatakan melalui X bahwa aplikasi Binance dihapus berkaitan dengan persyaratan lisensi Markets in Crypto-Assets atau MiCA.
Namun, artikel sumber tidak menyebut adanya konfirmasi dari Binance maupun Google bahwa aturan MiCA secara langsung menjadi penyebab aplikasi tersebut tidak tersedia di sejumlah negara.
Perkembangan ini terjadi beberapa pekan setelah Binance menarik pengajuan lisensi MiCA di Yunani. Penarikan dilakukan menjelang berakhirnya masa transisi kerangka regulasi tersebut pada 1 Juli.
Setelah itu, Binance memberi tahu sebagian pengguna di Uni Eropa bahwa akses terhadap layanan tertentu akan dibatasi. Meski demikian, layanan penarikan dana disebut tetap tersedia.
MiCA menjadi kerangka regulasi aset kripto di Uni Eropa yang mengatur aktivitas dan penyedia layanan aset kripto di kawasan tersebut.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, aplikasi Binance masih tersedia di Google Play di sejumlah pasar Uni Eropa, termasuk Polandia. Dengan demikian, perubahan ketersediaan aplikasi sejauh ini hanya dilaporkan terjadi di negara tertentu.