Liputan6.com, Jakarta - Zinedine Zidane resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Prancis menggantikan Didier Deschamps. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengikat legenda Les Bleus tersebut dengan kontrak berdurasi empat tahun.
Penunjukan itu diumumkan langsung oleh Presiden FFF, Philippe Diallo, di markas federasi di Paris, Selasa (28/7/2026). Zidane akhirnya kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Real Madrid pada Mei 2021.
Advertisement
Kehadiran Zinedine Zidane memang sudah lama dinantikan publik Prancis. Mantan gelandang berusia 54 tahun itu akan memulai tugasnya pada ajang UEFA Nations League sebelum membawa Les Bleus menjalani kualifikasi Euro 2028.
Mimpi Zidane Akhirnya Terwujud
Philippe Diallo mengaku bangga dapat menunjuk salah satu legenda terbesar sepak bola Prancis sebagai pelatih Timnas. Menurutnya, melatih Les Bleus memang menjadi impian Zidane selama bertahun-tahun.
"Ini adalah momen yang luar biasa, luar biasa karena sosok yang duduk di samping saya. Zinedine adalah salah satu legenda sepak bola Prancis dan selama bertahun-tahun ia mengatakan bahwa salah satu mimpinya adalah menangani Timnas Prancis."
Zidane mengaku menolak berbagai tawaran melatih klub selama lima tahun terakhir. Ia memilih menunggu kesempatan menangani Timnas Prancis karena itulah pekerjaan yang paling diinginkannya.
"Bagi saya, ini adalah sebuah kelanjutan, sebuah mimpi. Saya mendapat beberapa tawaran selama lima tahun tidak melatih klub, tetapi saya menolak semuanya demi Timnas Prancis. Itulah satu-satunya hal yang ingin saya lakukan."
Siap Melanjutkan Warisan Deschamps
Zidane mengaku antusias menghadapi tantangan baru bersama Timnas Prancis. Ia juga memberikan apresiasi kepada Didier Deschamps yang telah membawa Les Bleus meraih banyak prestasi selama 14 tahun terakhir.
"Hari ini, saya memiliki kesempatan memimpin tim ini dan saya akan memberikan segalanya agar tim ini bisa meraih kemenangan. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada DD (Deschamps) atas tahun-tahun yang luar biasa."
Didier Deschamps mengakhiri masa jabatannya setelah Piala Dunia 2026. Selama memimpin sejak 2012, ia mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 serta membawa Prancis menjadi finalis Piala Dunia 2022 dan Euro 2016.
Tantangan Besar Menanti Zidane
Sebagai pemain, Zinedine Zidane merupakan salah satu ikon terbesar sepak bola dunia. Ia membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, serta meraih Ballon d'Or dan tiga penghargaan FIFA World Player of the Year.
Karier kepelatihannya juga tidak kalah gemilang setelah mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun dan dua trofi LaLiga bersama Real Madrid. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk mengembalikan Timnas Prancis ke jalur juara setelah langkah mereka terhenti di semifinal Piala Dunia 2026.
Prancis dijadwalkan menghadapi Turki, Belgia, dan Italia pada fase grup UEFA Nations League mulai 25 September. Seluruh pertandingan itu akan menjadi awal perjalanan Zinedine Zidane dalam membangun era baru bersama Les Bleus.
Sumber: ESPN