IHSG Hari Ini Anjlok ke 6.130, Transaksi Harian Hanya Rp 10,9 Triliun

Ada 360 saham melemah sehingga menekan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham Selasa, (28/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 28 Juli 2026, 16:26 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan saham Selasa, (28/7/2026(. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada penutupan perdagangan saham Selasa, (28/7/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 15 triliun dan seluruh sektor saham tertekan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup tersungkur 0,89% menjadi 6.130,58. Indeks saham LQ45 merosot 0,74% menjadi 608,02. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan. Berdasarkan pantauan Liputan6.com, IHSG sudah melemah dalam dua hari berturut-turut.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.199,44 dan level terendah 6.130,58. Sebanyak 360 saham melemah sehingga bebani IHSG. 265 saham menguat dan 172 saham diam di tempat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup terkoreksi 0,89% dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakan IHSG mengakhiri fase konsolidasi dalam jangka pendeknya.

"Kami memperkirakan, koreksi IHSG hari ini tertekan dengan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa Asia yang terkoreksi. Di sisi lain, investor juga menanti akan adanya FOMC Meeting pada pekan ini,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Transaksi perdagangan saham belum terlalu ramai. Tercatat nilai transaksi harian saham hanya Rp 10,8 triliun. Total frekuensi perdagangan saham 1.675.084 saham dan volume perdagangan saham 25,3 miliar saham.

Dari 11 sektor saham, hanya sektor saham consumer nonsiklikal yang menguat 0,52%. Sementara itu, sektor saham properti merosot 3,25%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 1,75%, sektor saham basic susut 0,53%, sektor saham industri merosot 1%.

Selain itu, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,34%, sektor saham kesehatan turun 0,63%, sektor saham keuangan melemah 0,85%. Lalu sektor saham teknologi susut 0,88%, sektor saham infrastruktur turun 0,76% dan sektor saham transportasi terpangkas 0,74%.

Di tengah koreksi IHSG, saham DEWA bergerak di zona hijau. Saham DEWA menguat 0,45% menjadi Rp 444 per saham. Harga saham DEWA dibuka naik dua poin menjadi Rp 444 per saham. Saham DEWA berada di level tertinggi Rp 456 dan terendah Rp 442 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 32.169 kali dengan volume perdagangan saham 6.128.745 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 275,1 miliar.

Gerak Saham

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham JARR melemah 0,79% menjadi Rp 1.875 per saham. Saham JARR dibuka stagnan di Rp 1.890 per saham. Harga saham JARR berada di level tertinggi Rp 1.900 dan terendah Rp 1.860 per saham. Total frekuensi perdagangan 302 kali dengan volume perdagangan saham 4.069 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 764,9 juta.

Harga saham ADMR ditutup melemah 0,34% menjadi Rp 1.470 per saham. Saham ADMR dibuka stagnan Rp 1.475 per saham. Harga saham ADMR berada di level tertinggi Rp 1.520 dan terendah Rp 1.460 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.975 kali dengan volume perdagangan saham 262.405 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 39,1 miliar.

Harga saham CUAN terpangkas 2,9% menjadi Rp 670 per saham. Harga saham CUAN dibuka turun 10 poin menjadi Rp 680 per saham. Saham CUAN berada di level tertinggi Rp 705 dan terendah Rp 670 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.753 kali dengan volume perdagangan saham 1.732.504 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 118,9 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya