Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak

Suasana penuh haru terlihat saat warga berusaha menenangkan ibu hamil hingga akhirnya bayi berhasil lahir dengan selamat di dalam minibus.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 27 Juli 2026, 23:45 WIB
Tangkapan layar video viral ibu hamil melahirkan di dalam minibus karena akses jalan rusak di Way Kanan, Lampung. (Liputan6.com/Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video memperlihatkan seorang ibu hamil melahirkan di minibus viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Desa Tiuh Balak II, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Minggu (26/7/2026).

Ibu hamil tersebut awalnya hendak dirujuk ke puskesmas. Namun perjalanan terhambat karena kendaraan ditumpanginya kesulitan melintasi jalan desa masih berupa tanah dan bebatuan.

Dalam video diterima Liputan6.com, mobil berhenti di tengah jalan dengan kondisi akses rusak. Sejumlah warga yang mayoritas merupakan ibu-ibu, kemudian bergegas membantu proses persalinan di dalam kendaraan.

Suasana penuh haru terlihat saat warga berusaha menenangkan ibu hamil hingga akhirnya bayi berhasil lahir dengan selamat di dalam minibus.

"Mau rujuk ke puskesmas malah lahir di dalam mobil. Melahirkan di mobil, semoga berjalan dengan lancar. Nah ini bayinya sudah keluar, Alhamdulillah," ujar perekam video.

Tangis bahagia warga pecah setelah proses persalinan berlangsung lancar. Bayi dan sang ibu kemudian dipastikan dalam kondisi selamat.

Camat Gunung Labuhan, Sayidan membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, kejadian itu terjadi di Kampung Tiuh Balak II.

"Iya benar, peristiwa itu terjadi di Kampung Tiuh Balak II. Alhamdulillah kondisi ibu dan bayinya sehat," kata Sayidan saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Dia menjelaskan, jarak rumah warga menuju puskesmas sekitar 12 kilometer sehingga membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama.

"Jarak rumah warga ke puskesmas kurang lebih 12 kilometer," ujar dia.

Saat dimintai tanggapan terkait kondisi jalan desa masih rusak dan diduga menjadi kendala akses menuju fasilitas kesehatan, Sayidan tidak memberikan respons lebih lanjut.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya