Kebakaran Gunung Ringgit Hanguskan 4,5 Hektare Lahan

Kebakaran berhasil dikendalikan pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

oleh Heri SusantoDiterbitkan 27 Juli 2026, 22:34 WIB
4,5 Hektare Gunung Ringgit Probolinggo Terbakar Akibat Musim Kemarau

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ringgit, Desa Sapikerep, Kabupaten Probolinggo, berhasil dikendalikan setelah membakar sekitar 4,5 hektare vegetasi. Meski api telah padam, petugas masih bersiaga untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan kebakaran berhasil dikendalikan pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Hasil pemantauan Senin pagi menunjukkan kondisi relatif aman. Sudah tidak ada titik api maupun kepulan asap yang terlihat di kawasan Gunung Ringgit," ujar Oemar, Senin (27/7/2026).

Menurut Oemar, kebakaran cepat meluas karena vegetasi di kawasan tersebut didominasi rumput kering, semak belukar, dan pepohonan yang meranggas akibat musim kemarau. Kondisi cuaca panas, kelembapan rendah, dan angin kencang turut mempercepat penyebaran api.

Meski situasi telah kondusif, BPBD belum mengurangi pengawasan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, Pemerintah Desa Sapikerep, dan warga masih disiagakan untuk melakukan pemantauan berkala.

"Kami belum mengendurkan pengawasan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jatim, TNI, Polri, Pemerintah Desa Sapikerep, dan warga setempat tetap disiagakan di Dusun II Kedampul untuk pemantauan berkala," tegasnya.

BPBD mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok, mengingat musim kemarau masih berlangsung.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya