Polisi Buka Suara soal Alphard Cekcok dengan Satpam Pakai Pelat Palsu

Polisi pastikan Alphard ditumpangi 3 polisi Polda Jabar itu milik pribadi.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 24 Juli 2026, 22:41 WIB
Alphard Cekcok degan Satpam Diduga Pakai Pelat Palsu (Foto: Tangkapan Layar IG @Jakpus24jam.id)

Liputan6.com, Jakarta - Alphard hitam yang ditumpangi tiga polisi Polda Jabar saat cekcok dengan satpam, diduga kuat palsu. Pada video yang beredar, nomor polisi yang terpasang pada mobil tersebut D 1828 XHQ.

"Tadi kami tidak membahas itu. Tetapi yang beredar dari teman-teman juga sudah paham dan itu dia gitu. Makanya itu tadi saya bilang bahwa ada juga Paminal yang ada di sini, itu termasuk juga itu yang mereka lakukanpenyelidikan," kata Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, usai pertemuan satpam dan penumpang Alphard di Polsek Menteng, Jumat (24/7/2026).

Kapolsek menegaskan, kaitan dengan dugaan pelat palsu yang digunakan menjadi ranah Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya. Termasuk yang akan menentukan apakah akan dikenakan tilang atau tidak.

"Terkait dugaan pelanggaran lalu lintas akan ditindaklanjuti Subdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya. Kemudian terkait beberapa dugaan perbuatan arogansi dari pengemudi maupun penumpang akan ditindaklanjuti dari Bid Propam Polda Jawa Barat," ujarnya.

 

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan melayangkan surat panggilan kepada pengemudi Toyota Alphard dan petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

Beredar kabar, pelat yang digunakan milik kendaraan Daihatsu Gran Max. Terkait hal itu, Kapolsek kembali menegaskan menjadi keputusan Subdit Gakkum setelah melakukan penyelidikan.

"Untuk teknis silakan komunikasikan dengan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya," katanya.

Dia hanya memastikan, mobil itu bukanlah kendaraan dinas. Tetapi, apakah pemilik aslinya bukan dari ketiga polisi tersebut, dia mempersilakan ditanyakan ke pihak polantas.

"Nanti silakan konfirmasi ke bagian lalu lintas ya," katanya.

 

Polisi Panggil Pemilik Alphard

Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kedua pihak akan dimintai keterangan secara terpisah sebelum dipertemukan dalam proses konfrontasi di Subdit Gakkum.

“Saya akan melakukan panggilan klarifikasi kepada pemilik Alphard. Kemudian panggilan klarifikasi kepada security yang terlibat cekcok dengan sopir Alphard. Setelah itu kita konfrontir di Subdit Gakkum,” kata Ojo kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Menurut Ojo, pemanggilan dijadwalkan berlangsung pada Jumat dan Senin. Setelah seluruh keterangan diperoleh, penyidik akan mempertemukan kedua belah pihak untuk mencocokkan fakta-fakta yang ada.

Tak hanya mengusut cekcok, polisi juga akan mendalami dugaan penggunaan pelat nomor Alphard yang tak sesuai dengan data registrasi kendaraan.

“Semua terkait dengan peristiwa itu, baik peristiwanya, kendaraan yang digunakan, pasal-pasal yang akan kita sangkakan, dan lain-lain nanti saya kasih tahu,” ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya