Demo di Kejagung, Massa Lempar Tikus

Massa lempar tikus dan mendesak pengusutan tuntas kasus Febrie Adriansyah.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 24 Juli 2026, 17:09 WIB
Demo di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Massa yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melempar sejumlah tikus peliharaan ke arah halaman kantor sebagai aksi simbolik mendesak pengusutan tuntas dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan peserta aksi yang mayoritas mengenakan kaus hitam tiba di depan pagar Gedung Utama Kejaksaan Agung. Mereka bergantian berorasi dan meminta Kejagung segera menuntaskan penanganan perkara tersebut.

“Perkara ini sudah berminggu-minggu, tidak ada kejelasan dari Kejagung,” kata salah seorang orator dari atas mobil komando.

Di tengah aksi, massa mengeluarkan sejumlah tikus peliharaan dari dalam kardus. Setelah mendapat aba-aba dari orator, tikus-tikus itu dilempar ke arah halaman Gedung Kejaksaan Agung sebagai bentuk protes.

“Kawan-kawan, kita lemparkan tikus ke kantor Kejaksaan Agung,” seru orator.

 

Sindiran ke Aparat

Tikus yang dilempar massa demo di halaman Kejagung. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Menurut orator, aksi simbolik itu dilakukan sebagai sindiran agar aparat penegak hukum memberantas pelaku korupsi yang disebutnya sebagai “tikus” uang rakyat.

“Supaya Kejaksaan Agung memberantas tikus-tikus yang hari ini masih berkeliaran, termasuk Febrie Adriansyah,” ujarnya.

Tikus yang dilempar berukuran kecil dengan warna beragam, mulai putih, cokelat hingga hitam. Aksi berlangsung di depan pagar Kejaksaan Agung dengan pengamanan aparat kepolisian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya