Bertemu Lagi dengan Sopir Alphard di Polsek Menteng, Ini Keinginan Satpam Fiktor

Satpam Fiktor mengaku tetap menjalankan pekerjaannya sebelum memenuhi undangan penyidik.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 24 Juli 2026, 16:15 WIB
Pengemudi Alphard yang terlibat cekcok dengan petugas keamanan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dijadwalkan bertemu dengan satpam bernama Fiktor Harefa di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Pengemudi Alphard yang terlibat cekcok dengan petugas keamanan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dijadwalkan bertemu dengan satpam bernama Fiktor Harefa di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7/2026). Pertemuan tersebut difasilitasi penyidik untuk mempertemukan kedua belah pihak.

Namun, kuasa hukum Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa, mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah pertemuan itu akan berujung mediasi atau mekanisme lain.

"Iya, tadi kami dapet informasi dari penyidik, Kanit, bahwa kami diundang ke sini untuk datang karena memang si pengemudi itu sudah ada di sini. Dan Kanit mau memfasilitasi untuk dilakukan ya apakah itu dimediasi atau yang lain, kita lihat dulu apa, seperti apa nanti. Oke, gitu, kita baru datang ini," tutur Wiradarma di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Fiktor mengaku tetap menjalankan pekerjaannya sebelum memenuhi undangan penyidik di Mapolsek Metro Menteng.

"Masih. Ini tadi saya datang dari lokasi," ujar Fiktor.

Soal harapannya dalam pertemuan dengan pengemudi Alphard, Fiktor mengaku ingin memperoleh perlakuan yang sama seperti yang dialaminya saat insiden terjadi.

"Ya, saya maunya sih mereka itu melakukan seperti saya diperlakukan waktu itu pada saat itu," katanya.

Fiktor juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait dirinya yang disebut dipaksa bersujud kepada pengemudi Alphard. Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan atas kemauannya sendiri.

"Kalau sujud itu, itu kemauan saya sendiri karena saya udah ketakutan, udah emosi, sama otak saya itu juga sudah terganggu kemarin," ujarnya.

Dibela Perusahaan

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan melayangkan surat panggilan kepada pengemudi Toyota Alphard dan petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

WIKA-RAU KSO selaku pelaksana Proyek Extended Concourse Bundaran HI angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan cekcok antara salah satu petugas keamanan proyek atau satpam dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Perusahaan menyatakan petugas yang terlihat dalam video merupakan personel keamanan yang bertugas mendukung pengamanan area proyek. WIKA-RAU KSO juga menegaskan tetap berkomitmen menjalankan prosedur kerja serta menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Dalam keterangannya, perusahaan menyebut akan menindaklanjuti setiap kejadian sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelaksanaan pekerjaan.

Perusahaan juga memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang dinilai telah berupaya menjalankan tugasnya menjaga keselamatan masyarakat dan ketertiban di sekitar area proyek.

"Perusahaan memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan ketertiban di sekitar area proyek, sekaligus terus mendorong profesionalitas dan sisi humanis dalam menjalankan tugasnya," tulis pernyataan WIKA-RAU KSO melalui akun Instagram, dikutip Jumat (24/7/2026).

"Perusahaan juga akan memastikan setiap personel yang menjalankan tugasnya secara profesional memperoleh perlindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," sambungnya.

Selain itu, perusahaan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu, marka, dan isyarat lalu lintas demi keselamatan bersama.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya